Breaking News:

Nasib Perjalanan Kereta Api Setelah Gubernur DKI Jakarta Terapkan PSBB Total

Pembatasan tranportasi dilakukan untuk mengurangi pergerakan masyarakat di wilayah Ibu Kota di tengah penerapan PSBB seperti awal pandemi Covid-19.

(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)
Petugas berjaga di dekat rangkaian Kereta Api (KA) Serayu di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020). Kereta Api Jarak Jauh Reguler kembali beroperasi dan ada satu kereta yang diberangkatkan yakni dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Purwokerto di Jawa Tengah, pengoperasian diikuti dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk menarik rem darurat dan kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB), mulai Senin, 14 September 2020.

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan sejumlah faktor seperti ketersediaan tempat tidur rumah sakit yang hampir penuh dan tingkat kematian yang tinggi.

"Tidak ada banyak pilihan bagi Jakarta kecuali untuk menarik rem darurat sesegera mungkin," kata Anies dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube Pemprov DKI, Rabu (9/9/2020).

Anies juga mengatakan, pihaknya akan kembali membatasi kapasitas penumpang dan jam operasional transportasi umum di wilayah Jakarta.

Pembatasan tranportasi dilakukan untuk mengurangi pergerakan masyarakat di wilayah Ibu Kota di tengah penerapan PSBB seperti awal pandemi Covid-19.

Lantas, bagaimana nasib perjalanan transportasi umum seperti kereta api?

Saat dikonfirmasi terkait PSBB Jakarta tersebut, VP Public Relations KAI Joni Martinus mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum melakukan perubahan jadwal operasional kereta api dari dan ke Jakarta.

Dengan kata lain, jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api dari dan ke Jakarta masih seperti biasa.

"Saat ini perjalanan kereta api di wilayah DKI Jakarta belum ada perubahan jadwal operasional.

Masih beroperasi seperti biasa, dengan penerapan protokol kesehatan ketat yang telah ditetapkan," kata Joni saat dihubungi Kompas.com, Kamis (10/9/2020).

Komitmen dukung pemerintah

Dikatakan Joni, pihaknya juga senantiasa berkomitmen dan mendukung segala daya upaya yang dilakukan pemerintah guna menekan penyebaran Covid-19.

"KAI selalu berkomitmen untuk mendukung segala upaya pencegahan penyebaran Covid-19," sambung dia.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Humas KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa.

Eva mengatakan, PT KAI Daop 1 Jakarta akan mengikuti segala ketentuan berkaitan dengan akan diberlakukannya PSBB di DKI Jakarta.

"Kita akan ikuti ketentuannya nanti," papar Eva saat dihubungi pada hari yang sama.

Menurut dia, sejauh ini keberangkatan kereta api di masa Covid-19 sudah jauh berkurang jika dibandingakan dengan kondisi normal sebelum Covid-19.

Sejatinya, lanjut Eva, memang telah dilakukan pembatasan melalui penyesuaian perjalanan.

"Tapi kalau bicara pembatasan sejak masa Covid-19, memang sudah dilakukan sampai dengan saat ini," pungkas Eva.

3 Danau Indah di Bali yang Wajib Dikunjungi saat Liburan ke Pulau Dewata

6 Benda Teraneh yang Pernah di Temukan di Pantai, Ada Fosil hingga Pesawat Era Perang Dunia II

Wisatawan Kini Bisa Liburan Lagi ke Maroko, Wajib Tunjukkan Bukti Reservasi Hotel

Rumah Ratu Elizabeth di Sandringham Akan Jadi Bisokop Drive-in Akhir September Ini

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Anies Kembali Terapkan PSBB Total, Bagaimana Nasib Perjalanan Kereta Api?"

 
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved