Breaking News:

Momen Mengharukan Pertemuan Keluarga yang Terpisah Selama 6 Bulan Akibat Lockdown

Momen pertemuan keluarga yang terpisah akibat pemberlakuan lockdown ini didokumentasikan dan diunggah oleh politisi Malaysia

Facebook/Liow Cai Tung
Pertemuan keluarga yang mengharukan setelah terpisah akibat lockdown 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pandemi COVID-19 berdampak bagi banyak orang, satu di antaranya adalah keluarga yang terpisah karena bekerja di luar negeri.

Dilansir oleh TribunTravel dari Mothership, hal ini dialami oleh keluarga yang terpisah akibat pemberlakuan lockdown di negaranya.

Alhasil, setelah enam bulan, keluarga ini pun bertemu satu sama lain dengan momen yang mengharukan.

Momen pertemuan keluarga yang terpisah akibat pemberlakuan lockdown ini didokumentasikan dan diunggah oleh politisi Malaysia dan Anggota Dewan Eksekutif Negara Bagian Johor, Liow Cai Tung pada akun Facebooknya.

Liow menceritakan bahwa dua orang tua dalam keluarga ini terpisah dengan sembilan anak mereka dalam beberapa bulan.

Mulai Dilonggarkan, WNI Kini Dapat Masuk Lagi ke Malaysia

Hal ini karena mereka bekerja di Singapura, sedangkan anak-anaknya ada di Malaysia.

Biasanya, orang tua ini akan menyeberangi Causeway setiap akhir pekan untuk pulang, tetapi dengan Covid-19 dan Perintah Pengendalian Gerakan Malaysia, perjalanan antar dua negara tersebut terhambat.

Anak-anak mereka tinggal di berbagai daerah di Malaysia seperti Pahang, Selangor, Johor, Ipoh dan diasuh oleh kerabatnya.

Baik anak dan orang tua hanya berkomunikasi melalui ponsel dan panggilan Zoom.

Dengan bantuan Otoritas Imigrasi dan Pos Pemeriksaan Singapura dan Departemen Imigrasi Malaysia, reuni untuk keluarga ini pun dapat dilakukan.

Mereka bertemu saat Festival Pertengahan Musim Gugur.

ICA mengatur transportasi untuk anak-anak, yang berusia enam bulan hingga empat tahun, dan petugas bahkan membantu mereka membawa barang bawaan mereka di pos pemeriksaan.

Selama lima jam, sembilan anak berkumpul kembali dengan orang tua mereka secara berkelompok dan momen pertemuan mereka sangat menyentuh.

Liow menceritakan sebuah kisah dimana salah satu orang tuanya harus segera kembali ke Singapura untuk bekerja hanya tiga hari setelah bayinya lahir.

Tak lama kemudian, ibunya juga pergi ke Singapura saat cuti melahirkannya berakhir, meninggalkan bayinya dalam perawatan bibinya.

Meskipun mereka berencana untuk kembali setiap minggu, rencana mereka terhenti ketika lockdown diberlakukan.

Dan karena penguncian diperpanjang setiap kali, mereka menyaksikan bayi mereka tumbuh secara virtual.

Sekarang, anak bayi tersebut hampir berusia enam bulan.

Liow mengungkapkan kebahagiaannya bahwa keluarga berhasil dipersatukan kembali.

Saat ini, perjalanan lintas batas antara Malaysia dan Singapura diperbolehkan bagi mereka yang bepergian untuk bekerja.

WNI Dilarang Masuk Malaysia, AirAsia Masih Layani Penerbangan Rute Malaysia-Indonesia

Mulai Hari Ini Warga Negara Indonesia Dilarang Masuk Malaysia, Berikut Penjelasannya

Mulai 7 September Pelajar, Ekspatriat, Permanent Residents Asal Indonesia Dilarang Masuk Malaysia

4 Perbedaan Kemerdekaan Indonesia dan Malaysia yang Sama-sama Dirayakan Bulan Agustus

10 Hidangan Khas Lebaran dari Berbagai Negara, Ada Kue Luih di Malaysia yang Mirip Lapis

(TribunTravel.com/Gigih)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved