Breaking News:

Gadis di Suku Ini Harus Mencabut Gigi dan Meregangkan Bibir Sebelum Menikah

Wanita di Suku Mursi mencabut gigi dan meregangkan bibir dengan memakai lempengan sebelum menikah.

Flickr/ Achilli Family | Journeys
Wanita di Suku Mursi yang menggunakan lempengan tanah liat untuk meregangkan bibir. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Suku Mursi adalah sebuah suku yang bisa dijumpai di kawasan perbatasan Sudan Selatan.

Ketika seorang gadis dari Suku Mursi beranjak dewasa, dia akan memulai proses peregangan bibir.

Gigi bagian bawah gadis tersebut akan dicabut dan diberi lempengan dari tanah liat yang ukurannya bertambah setiap tahun.

Melansir dari laman Pulse.ng, Kamis (18/9/2020), lempengan itu dimasukkan ke dalam bibir sehingga membuatnya meregang.

Unik, Pria di Suku Ini Harus Menculik Wanita yang Disukai Sebelum Menikahinya

Dikatakan bahwa semakin besar lempengan, maka semakin tinggi nilai wanita tersebut sebelum dia menikah.

Wanita di Suku Mursi hanya memakai lempengan dalam waktu singkat karena sangat berat dan tidak nyaman.

Konon, lempengan dari tanah liat tersebut awalnya digunakan untuk mencegah penangkapan oleh pedagang budak.

Praktik tersebut pertama kali dilakukan untuk membuat mereka terlihat jelek ketika pedagang Arab terus-menerus menggerebek desa mereka untuk mencari budak.

Namun, penjelasan itu ditolak karena penelitian mengungkapkan bahwa lempengan tersebut merupakan simbol status sosial di kalangan masyarakat Suku Mursi.

Penggunaan pelat bibir bukanlah hal yang khas di Afrika maupun untuk wanita.

Orang-orang Kayapo di Brasil misalnya, pria senior memakai cakram seperti piring berukuran sekitar enam sentimeter di bibir bawah, menurut laporan Turner di Majalah National Geographic.

Suku Mursi (atau Mun sebagaimana mereka menyebut diri mereka sendiri) adalah yang paling populer di Lembah Omo, Ethiopia.

Mereka terkenal dengan pelat bibirnya yang unik.

Mursi adalah kelompok etnis penggembala Nilotik yang mendiami Ethiopia barat daya.

Mereka terutama tinggal di Debub Omo Zone, dekat dengan perbatasan Sudan Selatan.

Menurut sensus nasional 2007, ada 7.500 Mursi, 448 di antaranya tinggal di perkotaan.

Dari jumlah tersebut, 92,25 persen tinggal di Negara Bagian Selatan, Kebangsaan, dan Daerah Rakyat (SNNPR).

Wanita di Suku Mursi
Wanita di Suku Mursi (Flickr/ Rod Waddington)

Tradisi Unik Sebelum Menikah juga Ada di Suku Lotuko

Selain di Suku Mursi, tradisi unik sebelum menikah juga bisa kita jumpai di Suku Lotuko.

Beradasarkan budaya dan tradisi di Lotuko, seorang pelamar harus menculik seorang wanita yang ingin dinikahinya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved