Breaking News:

Unggah Foto Makan Penyu Cangkang Lunak yang Terancam Punah, Diplomat Australia Minta Maaf

Kura-kura cangkang lunak raksasa Asia dianggap sebagai makanan dengan status tinggi dan kini terancam punah karena sering dimakan manusia.

Twitter
Ilustrasi makanan yang disantap oleh Pablo Kang 

TRIBUNTRAVEL.COM - Duta besar Australia untuk Kamboja dikritik setelah dia bagikan foto makanan yang dikonsumnya di media sosial.

Ialah Pablo Kang, perwakilan Australia di Kamboja mengkonsumsi penyu cangkang lunak yang terancam punah di Kamboja.

Dilansir oleh TribunTravel dari dailymail.co.uk, Kang mengucapkan permintaan maaf setelah mengunggah gambar makanannya ke Twitter saat mengunjungi negara tersebut.

Kura-kura cangkang lunak raksasa Asia dianggap sebagai makanan dengan status tinggi dan kini terancam punah karena sering dimakan manusia.

Kang meminta maaf atas tweetnya tersebut dan menghapusnya setelah menimbulkan reaksi dari banyak warganet.

Sejarah Sarden di Indonesia, Makanan Kaleng yang Jadi Lauk Sahur saat Penyusunan Teks Proklamasi

"Halo. Saya telah menghapus tweet saya tentang penyu & belut cangkang lunak, dan meminta maaf kepada semua orang yang tersinggung, 'tulisnya Kang.

Kang mengungkapkan jika dirinya memposting makanan tersebut bukan untuk melakukan promosi makanan tersebut, tetapi memberi tahu makanan yang dia santap saat berkunjung.

Perlu diketahui, kura-kura kulit lunak raksasa perlahan menghilang dari sebagian besar habitatnya sejak abad lalu.

Beberapa ilmuwan mengatakan jika spesies tersebut sebagai spesies yang terancam punah.

"Saya tidak membenarkan pemanenan spesies yang terancam punah untuk makanan atau tujuan lain, dan akan lebih berhati-hati dengan tindakan saya di masa depan," tulis Kang.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved