Breaking News:

Panduan Mendaki Gunung Sindoro di Tengah Pandemi Covid-19, Patuhi Protokol Kesehatan

Bagi pendaki yang hendak mendaki Gunung Sindoro di tengah pandemi covid-19, sebaiknya mempersiap lebih banyak hal.

Tribunnews/Seno Tri Sulistiyono
Puncak Gunung Sindoro 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bagi pendaki yang hendak mendaki Gunung Sindoro di tengah pandemi covid-19, sebaiknya mempersiap lebih banyak hal.

Berbeda dibandingkan pendakian sebelumnya, pendaki yang ingin mendaki Gunung Sindoro saat pandemi harus menyiapkan tambahan surat keterangan sehat.

Selain surat keterangan sehat, pendaki juga wajib membawa masker, hand sanitizer, serta menerapkan protokol kesehatan lainnya, seperti jaga jarak dan kapasitas tenda hanya diperbolehkan 50 persen.

Tujuannya untuk menekan panyebaran wabah dan memastikan setiap pendaki terbebas dari Covid-19.

TONTON JUGA

Untuk menuju Gunung Sindoro, bagi pendaki yang tinggal di Depok, Jawa Barat bisa melalui Terminal Jatijajar, menaiki bus malam ke Wonosobo dengan harga Rp 140 ribu.

Sesampainya di Terminal Mendolo, Wonosobo, perjalanan dilanjutkan ke basecamp Kledung, Gunung Sindoro, menumpang mini bus dengan biaya Rp 15 ribu per orang.

Diketahui, mendaki Gunung Sindoro, bisa ditempuh melewati jalur Alang-alang Sewu, Bansari, Sigedang, Tambi atau Kledung.

Namun, jalur yang menjadi favorit para pendaki dan dibuka saat pandemi adalah jalur Kledung, di Desa Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Puncak Gunung Sindoro
Puncak Gunung Sindoro (Tribunnews/Seno Tri Sulistiyono)

Sebelum memulai pendakian, setiap pendaki diwajibkan registrasi dengan biaya Rp 25 ribu per orang.

Di sini, pendaki akan dicek kelengkapan barang-barang yang dibawa, ditambah menyerahkan surat keterangan sehat, dan cek suhu tubuh.

Setelah semua persyaratan dinilai lengkap, pendaki dibolehkan naik ke Gunung Sindoro.

Dari basecamp menuju pos 1, waktu yang dibutuhkan sekira 1,5 jam dengan melewati perkebunan warga yang didominasi tanaman tembakau.

Selain berjalan kaki, pendaki juga diberikan pilihan naik ojek dari basecamp sampai di pertengahan pos 2 seharga Rp 25 ribu per orang, dengan waktu tempuh sekira 20 menit.

Selanjutnya, dari pos 2 menuju pos 3 dibutuhkan waktu sekira 2 jam dengan jalur yang terus mendaki, tetapi selama perjalanan dapat melihat lautan awan dan Gunung Sumbing.

Pos 3 yang memiliki ketinggian 2.315 MDPL, biasanya digunakan oleh para pendaki untuk mendirikan tenda.

Selain pos 3, terdapat Sunrise Camp yang juga menjadi tempat mendirikan tenda, sebelum keesokan harinya menuju puncak Gunung Sindoro.

Jarak tempuh pos 3 dengan Sunrise Camp sekira 30 menit.

Namun, jalurnya sangat terjal dan penuh bebatuan.

Untuk menuju puncak, biasanya pendakian dilakukan keesokan harinya sekira pukul 03.00 WIB dengan waktu tempuh sekira 2,5 jam sampai 3 jam sudah sampai di puncak.

Sebelum sampai puncak, masih terdapat pos 4 yang dapat dipergunakan pendaki untuk beristirahat saat berangkat ke puncak maupun pulang.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved