Breaking News:

Menara Eiffel dan 8 Destinasi Populer di Dunia yang Melarang Wisatawan Berfoto

Selain Westminster Abbey, ada beberapa destinasi wisata populer di dunia yang melarang wisatawan untuk mengambil foto.

Penulis: Sinta Agustina
Editor: Sinta Agustina
Airbnb
Menara Eiffel 

TRIBUNTRAVEL.COM - Tak sedikit tempat wisata yang melarang wisatawan untuk mengambil foto.

Alasannya beragam, mulai dari melindungi karya seni hingga menghormati tempat suci.

Sebagai contoh, wisatawan dilarang mengambil foto di dalam Westminster Abbey di London, Inggris.

Dalam situs resminya tertulis bahwa foto akan menghilangkan suasan sakral dari bangunan gereja tersebut.

Selain Westminster Abbey, ada beberapa destinasi wisata populer di dunia yang melarang wisatawan untuk mengambil foto.

Dirangkum TribunTravel dari The Sun, berikut daftarnya:

1. Menara Eiffel, Prancis

Menara Eiffel
Menara Eiffel (huffpost.com)

Wisatawan mungkin tidak sadar bahwa mengambil foto di Menara Eiffel merupakan sebuah tindakan ilegal.

Ikon kota Paris tersebut dilindungi oleh undang-undang yang dibuat oleh Perusahaan Operasi Menara Eiffel atau Société d’Exploitation de la Tour Eiffel (SETE).

Kendati demikian, wisatawan bisa memotret Menara Eiffel saat siang hari.

Sementara saat malam hari, tidak ada wisatawan yang ditangkap karena mengambil gambar Menara Eiffel.

2. Museum Van Gogh, Belanda

Museum Van Gogh
Museum Van Gogh (civitatis.com)

Banyak museum yang melarang foto sama sekali, karena cahaya dari kamera bisa merusak karya seni.

Museum Van Gogh di Amsterdam merupakan salah satu destinasi yang melarang wisatawan mengambil foto karya seni di dalamnya.

Sebagai gantinya, pengunjung dapat berfoto di lobi atau dinding selfie yang telah disediakan.

3. Sistine Chapel, Italia

Sistine Chapel
Sistine Chapel (thetourguy.com)

Sistine Chapel atau Kapel Sistina tidak mengizinkan fotografi dalam bentuk apapun, termasuk langit-langit ikonik yang dilukis oleh Michelangelo, untuk mencegahnya dari kerusakan.

Namun hal itu bukan satu-satunya alasan.

Dilaporkan Mental Floss, ada alasan lain yaitu renovasi selama 20 tahun didanai oleh stasiun televisi Jepang Nippon TV yang kini memiliki hak eksklusif atas karya seni tersebut.

Meskipun lisensi Nippon TV untuk lukisan telah kedaluwarsa, namun larangan tetap berlaku.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved