Breaking News:

Kemerdekaan Indonesia

Sejarah Panjat Pinang, Lomba Kemerdekaan Indonesia yang Kini Mulai Tiada

Perlombaan ini melibatkan sejumlah orang, dengan menggunakan batang pohon pinang yang di tanam di tanah dan dilumuri pelicin.

Editor: Sinta Agustina
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Lomba panjat pinang memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-68 di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Sabtu (17/8/2013). Sebanyak 168 pohon pinang yang tersebar di kawasan Taman Impian Jaya Ancol disiapkan untuk memeriahkan acara ini. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, masyarakat menggelar beragam perlombaan.

Salah satu perlombaan yang khas menjelang HUT ke-75 RI adalah panjat pinang.

Perlombaan ini melibatkan sejumlah orang, dengan menggunakan batang pohon pinang yang di tanam di tanah dan dilumuri pelicin.

Ujung batang pinang diberi tempat untuk menggantungkan beragam hadiah yang bisa diambil para peserta.

Seperti diberitakan Harian Kompas, 23 Agustus 1996, perlombaan panjat pinang disebut merupakan peninggalan kolonial Belanda.

Meski begitu, tak dituliskan terlalu banyak mengenai kapan perlombaan ini pertama kali diadakan.

Promo HUT ke-75 RI, Ada Penawaran Menarik dari Berbagai Tempat Wisata di Jakarta

Panjat pinang
Panjat pinang (inekehans.com)

Kompas.com memberitakan, 17 Agustus 2018, dahulu panjat pinang digunakan sebagai acara hiburan kaum kolonial.

Panjat pinang sering diadakan di acara-acara penting seperti hajatan, hari libur nasional, atau hri ulang tahun tokoh penting Belanda.

Tradisi memberi pelicin di batang pohon pinang pun telah ada sejak zaman penjajahan Belanda.

Dahulu, peserta dalam satu tim juga berlomba, agar berhasil memanjat dan mengambil hadiah yang digantung.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved