Pertama di Dunia, Bandara Dubai Deteksi Covid-19 Melalui Anjing Pelacak

Bandara Dubai menjadi yang pertama di dunia menjadikan anjing pelacak milik polisi untuk mendeteksi Covid-19.

Instagram/dxb
Penumpang di Bandara Dubai 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bandara Dubai menjadi yang pertama di dunia menjadikan anjing pelacak milik polisi untuk mendeteksi Covid-19.

Beberapa bulan sebelumnya, ada desas-desus ada anjing pelacak khusus yang bisa melakukan deteksi untuk penumpang yang terinfeksi Covid-19.

Uni Emirat Arab menjadi negara pertama yang mempekerjakan anjing polisi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Metode tersebut belum dilakukan di negara lain karena masih dalam tahap pengujian.

Melansir dari TravelPulse, proses deteksi Covid-19 ini cepat, non-invasif dan sangat aman.

Emirates Tawarkan Promo Spesial Rute Jakarta-Dubai PP, Simak Harganya

Tim khusus anjing dan pelatihnya ditempatkan di bandara dan digunakan untuk mendeteksi aroma dari swab.

Tidak ada kontak langsung terjadi antara penumpang dan anjing, atau pawang.

Sebagai gantinya, sampel disajikan kepada anjing di ruang terisolasi dan anjing biasanya dapat menentukan dalam beberapa detik apakah seseorang memiliki virus atau tidak.

"Data dan penelitian menunjukkan bahwa deteksi dugaan kasus Covid-19 mencapai sekitar 92 persen dalam akurasi keseluruhan," kata Kementerian Dalam Negeri Dubai.

"Angka-angka menunjukkan bahwa anjing dapat dengan cepat mendeteksi kasus yang terinfeksi, membantu melindungi situs-situs utama, secara efektif menangani kerumunan besar dan mengamankan acara besar, bandara, dll," catat Kementerian Perindustrian.

Anjing pendeteksi yang terlatih khusus telah terbukti efektif dan digunakan secara luas untuk mengendus penyakit tertentu lainnya termasuk malaria, TBC, diabetes, kanker dan penyakit Parkinson.

"Anjing pendeteksi terlatih dikenal karena kemampuan dan keterampilan luar biasa mereka yang mengalahkan anjing lain, terutama indra penciumannya yang kuat. Untuk alasan ini, mereka dapat digunakan dalam patroli polisi dan mengamankan mal, acara, bandara, dan fasilitas vital lainnya," kata Kementerian Perindustrian Dubai.

Pada 1 Agustus, Bandara Dubai mulai mewajibkan semua penumpang yang bepergian melalui Dubai International (DXB) atau Dubai World Central (DWC) untuk menjalani tes sebelum keberangkatan mereka dan membawa sertifikat yang membuktikan hasil negatif tes COVID-19 dengan swab test yang diambil hingga 96 jam sebelum bepergian.

Wisatawan yang datang dari daerah berisiko tinggi atau menunjukkan gejala apa pun akan diuji lagi pada saat kedatangan.

 Di Tengah Pandemi Virus Corona, Bandara Dubai Mulai Layanan Belanja Tanpa Kontak Fisik

 Bandara Internasional Dubai Sediakan Mesin Penjual Otomatis Berisi Produk APD

 Keamanan Terjamin, Hotel di Dubai Ini Mendapat Label Safeguard Pertama di Dunia

 Burger Unta dan 3 Kuliner Khas Dubai yang Disajikan Saat Ramadan

 Fakta Unik Al Madam Village, Desa Paling Misterius di Dubai

(TribunTravel/Arif Setyabudi)

Ikuti kami di
Penulis: Arif Setyabudi Santoso
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved