7 Bandara Terlantar dan Kisah Menyedihkan di Baliknya, Termasuk Bandara Manston di Inggris

Dilansir TribunTravel dari laman insider.com, berikut deretan bandara terlantar dari seluruh dunia dan kisah menyedihkan di baliknya.

Youtube/Ramdomlife
Ilustrasi bandara yang ditinggalkan 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bandara tidak selamanya ramai didatangi penumpang.

Beberapa bandara ini justru ditinggalkan.

Bandara Ciudad Real Central di Spanyol misalnya ditinggalkan karena masalah keuangan.

Sementara Bandara Sukhumi Babushara di Abkhazia rusak akibat konflik.

TONTON JUGA

Dilansir TribunTravel dari laman insider.com, berikut deretan bandara terlantar dari seluruh dunia dan kisah menyedihkan di baliknya.

1. Bandara Sukhumi Babushara di Abkhazia

Bandara ini dibangun pada 1960-an , tetapi tidak digunakan setelah rusak dalam perang dengan Georgia.

Bandara itu penuh ranjau darat sampai 2003, ketika HALO Trust menyatakan bahwa semua ranjau telah dipindahkan.

2. Bandara Jaisalmer di Rajasthan, India

Bandara ini menelan biaya USD 17 juta untuk pembangunan dan seharusnya dibuka pada 2013.

Sayang, karena ukurannya yang kecil membuatnya kalah bersaing dengan bandara-bandara lain.

3. Bandara Internasional Hellenikon di Yunani

Bandara Internasional Hellenikon awalnya digunakan sebagai pangkalan udara militer pada 1938.

Sayang bandara ini menjadi tidak aktif sejak 2001.

Hellenikon digantikan oleh Bandara Internasional Athena.

4. Bandara Internasional Nicosia di Siprus

Bandara Internasional Nicosia di Siprus dibangun sebagai lapangan terbang militer pada 1930-an.

Bandara ini kemudian ditutup ketika menjadi pusat pertempuran dalam kudeta militer oleh nasionalis Yunani.

Kini Bandara Internasional Nicosia menjadi bagian dari zona demiliterisasi pada 1974.

5. Bandara Manston di Inggris

Bandara Manston di Inggris ditutup pada  2014.

Pemilik bandara menjualnya ke pengembang properti.

Menurut sebuah laporan oleh Kent County Council dan dilaporkan oleh Kent Online, bandara itu dianggap tidak menguntungkan.

Bandara kehilangan lebih dari 100 juta poundsterling selama 16 tahun di bawah kepemilikan pribadi.

Sebuah perusahaan mengajukan proposal untuk membuka kembali bandara pada 2018 , tetapi belum disetujui.

6. Bandara Tempelhof di Berlin, Jerman

Bandara Tempelhof di Berlin, Jerman, dibangun oleh Nazi antara 1936 hingga 1941, dan digunakan untuk membuat pesawat tempur dan senjata.

Bandara tetap utuh selama Perang Dunia II karena pasukan Sekutu ingin menggunakannya setelah perang.

AS mengambil alih fasilitas itu sampai 1993, ketika mereka mengembalikannya kepada Berliner Flughafengesellschaft, operator bandara Jerman.

Pada 2014, pemilih memilih untuk melestarikan situs apa adanya.

Bandara yang ditinggalkan itu terkadang digunakan sebagai lokasi pembuatan film.

Film-film yang memanfaatkan bandara ini di antaranya "The Hunger Games," "The Bourne Supremacy," dan "Bridge of Spies."

7. Bandara Ciudad Real Central di Spanyol

Bandara Ciudad Real Central di Spanyol menelan biaya USD 1,2 miliar dalam pembangunannya.

Dibuka pada 2008, tetapi bangkrut tak lama setelahnya dan ditutup pada 2012.

Bandara itu dijual dalam lelang kebangkrutan pada 2015.

Bandara itu dijual 100.000 kali lebih murah daripada biaya untuk membangun.

Trans Semarang Kembali Layani Rute Bandara Ahmad Yani Mulai 1 Juli 2020

Tarif Parkir Inap 2 Bandara Soekarno-Hatta Berlaku Mulai 22 Juni 2020

Beroperasi Mulai Besok, Ini Prosedur yang Wajib Dipatuhi Penumpang KA Bandara Soetta

Tarif Bus Damri Bandara Soekarno-Hatta Naik 100 Persen, Berikut Informasi Terbarunya

Jadi Syarat Naik Pesawat, Berapa Biaya Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta?

Ambar Purwaningrum/TribunTravel

Ikuti kami di
Penulis: Ambar Purwaningrum
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved