Italia Larang Penggunaan Bagasi Kabin di Pesawat untuk Seluruh Penerbangan

Otoritas Penerbangan Sipil Italia melarang penggunaan bagasi kabin untuk seluruh penerbangan menuju dan dari Italia.

Instagram/@travelswithcliffy
Ilustrasi bagasi kabin (overhead bin) di pesawat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Dalam beberapa minggu terkahir, penyebaran wabah virus corona (covid-19) di Eropa telah mengalami penurunan.

Meski begitu, pemerintah dan petugas kesehatan harus tetap waspada, terutama di negara-negara yang sebelumnya mengalami dampak yang cukup parah seperti Italia.

Setelah menerapkan pembatasan wilayah secara ketat selama berbulan-bulan, kini warga Eropa dapat bepergian dengan bebas menuju dan dari Italia.

Namun, perjalanan tersebut kini memiliki aturan baru.

Dilnasir TribunTravel dari laman The Point Guy, Otoritas Penerbangan Sipil Italia mengumumkan sebuah dekrit terkait aturan dalam perjalanan pesawat.

Dekrit tersebut berisi tentang larangan dalam penggunaan bagasi kabin (overhead bin) di pesawat.

Syarat dan Dokumen yang Harus Disiapkan untuk Terbang ke Bali dari Berbagai Maskapai

Langkah ini diambil untuk mencegah para penumpang berdesakan di lorong pesawat saat menempatkan maupun mengambil barang-barang yang diletakkan di bagasi kabin.

Larangan ini berlaku untuk semua penerbangan yang datang dan berangkat dari bandara Italia, termasuk penerbangan jarak jauh dengan rute internasional.

Sejak peraturan ini diberlakukan oleh pemerintah, penumpang tak perlu membayar biaya bagasi yang terdaftar.

Selama hal itu masih dalam persyaratan yang telah ditentukan maskapai terkait bagasi.

Alitalia, salah satu maskapai yang berbasis di Italia, memiliki kebijakan yang tertulis secara rinci di laman web mereka terkait aturan bagasi kabin tersebut.

"Untuk melindungi kesehatan penumpang, penggunaan bagasi kabin tidak akan diizinkan di semua penerbangan yang beroperasi di Italia. Penumpang hanya akan diizinkan membawa tas kecil di kabin yang dapat ditempatkan di bawah kursi, seperti tas tangan, tas ransel, dan ras laptop yang tidak melebihi ukuran 36x45x20 sentimeter," pernyataan Alitalia di laman webnya.

Maskapai penerbangan Eropa lainnya juga telah memperbarui kebijakan mereka dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan, British Airways memiliki bagian tersendiri di situs webnya yang berisi informasi penerbangan ke dan dari Italia.

Ilustrasi bagasi kabin.
Ilustrasi bagasi kabin. (Flickr)

"Kamu harus mengisi formulir penyataan kesehatan pada saat check-in, dan harus melaporkan jika membawa koper besar. Bagasi kabin tidak akan digunakan pada penerbangan, jadi jika kopermu tidak muat saat diletakkan dibawah kursi, maka kamu harus melaporkannya. Tidak akan ada biaya tambahan untuk ini, selama tidak melebihi standar tunjangan," tulis British Airways di laman webnya.

Kebijakan ini mungkin menjadi ketidaknyamanan bagi beberapa pelancong.

Namun, tujuannya adalah untuk memperlambat penyebaran covid-19 dengan menghindari kerumunan yang tidak perlu di dalam pesawat.

Masih belum diketahui apakah negara-negara lain akan mengikuti jejak Italia dalam penerapan aturan bagasi kabin tersebut.

Yang jelas, untuk saat ini para pelancong yang ingin bepergian ke Italia disarankan hanya membawa barang bawaan yang cukup untuk ditempatkan di bawah kursi pesawat.

Kembali Beroperasi Mulai Hari Ini, Maskapai AirAsia Beri Bagasi Gratis 15 Kilogram

Tips Mengisi Informasi Label Bagasi Koper saat Naik Pesawat, Jangan Cantumkan Alamat Rumah

AirAsia Tarik Aturan Bagasi Kabin Menjadi 7 Kilogram Tiap Penumpang

Petugas Bagasi Ungkap 7 Fakta Tentang Pekerjaannya, Termasuk Melempar Koper Penumpang

Bagasi di Penerbangan Internasional Bandara Soekarno-Hatta Disemprot Disinfektan

(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)

Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Yurokha May
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved