Breaking News:

10 Protokol Normal Baru Mendaki Gunung Sumbing, Kapasitas Tenda dan Basecamp Pendakian Dikurangi

Gunung yang terletak di kawasan Temanggung, Magelang, dan Wonosobo tersebut menerapkan beberapa aturan untuk para pendaki nantinya.

Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya
Gunung Sumbing Dilihat dari Gunung Sindoro. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Hadapi normal baru, pendakian Gunung Sumbing siapkan protokol baru untuk pendaki.

Gunung yang berada di kawasan Temanggung, Magelang, dan Wonosobo tersebut menerapkan beberapa aturan untuk para pendaki nantinya.

Hal ini diumumkan di salah satu akun resmi pengelola pendakian Gunung Sumbing @sumbingeastroute pada hari Senin, 8 Juni 2020.

Pada unggahannya, ada beberapa protokol normal baru yang akan diterapkan oleh pihak pengelola Gunung Sumbing.

Nantinya, pendaki diwajibkan untuk memakai masker dan membawa masker cadangan, serta mambawa hand sanitizer masing-masing.

Protokol Normal Baru Mendaki Gunung, Harus Lampirkan Rapid Test COVID-19

Untuk pemakaian tenda dan menginap di basecamp juga akan dibatasi.

Tenda berkapasitas empat orang nantinya hanya diperbolehkan digunakan untuk dua orang, kemudian, jumlah orang yang menginap di basecamp juga dibatasi.

Syarat lainnya adalah, pendaki harus melengkapi beberapa dokumen, seperti surat kesehatan dari puskesmas dan lampirkan rapid test.

Namun, lampiran hasil rapid test merupakan kebijakan dari Dinas Kesehatan setempat.

Tidak hanya itu, para pendaki diharuskan membawa surat jalan dari kantor desa setempat yang disertai dengan jumlah personil dan nama lengkap.

Berikut beberapa gambaran persyaratan yang harus ditaati dan dilengkapi untuk mendaki Gunung Sumbing di era kenormalan baru ini:

  1. Memakai masker dan membawa masker cadangan.
  2. Membawa hand sanitizer masing masing.
  3. Membawa surat kesehatan dari puskesmas/bidan rujukan Basecamp (untuk sementara harus Rapid Test karena sesuai kebijakan/prosedur dari Dinas Kesehatan, tapi semoga bisa dinego cukup surat keterangan sehat biasa).
  4. Tidak sedang flu, batuk atau demam.
  5. Alat makan minum perorangan.
  6. Membawa kartu identitas 1 orang 1 identitas.
  7. Surat jalan dari Kantor Desa setempat yang disertai jumlah personil dan nama lengkap sesuai identitas
  8. Tenda kapasitas 4 orang untuk 2 orang.
  9. Untuk menginap di Basecamp kami batasi
  10. Perlengkapan pendakian dan prosedur Basecamp yang sudah ada tetap berjalan.

Prosedur ini rencananya akan akan diterapkan di semua gunung-gunung di wilayah Kedu Utara, mulai dari Gunung Prau, Gunung Sindoro, hingga Gunung Merbabu.

Perlu diketahui, jalur pendakian Gunung Sumbing masih ditutup dan dalam proses persiapan untuk mendapatkan persetujuan dari instansi pemerintah terkait.

 Wisata Alam Gunung Papandayan Kembali Dibuka, Simak Jadwal Kunjungan dan Tarifnya

 Segera Dibuka Kembali, Ini Aturan New Normal Pendakian Gunung Papandayan

 Gunung Lawu dan 5 Tempat Terbaik untuk Melihat Bunga Edelweiss di Indonesia

 5 Kegiatan Seru Pelepas Penat di Gunung Api Purba Nglanggeran Setelah Pandemi Mereda

 Pindang Gunung dan 4 Kuliner Khas Pangandaran yang Memanjakan Lidah

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

 
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved