Penumpang ini Kesal Setelah Dilarang Terbang ke London Karena Tidak Memakai Masker

Calon penumpang Ryanair kesal setelah tidak diperbolehkan terbang dari Dublin ke London karena tidak memakai masker.

Twitter/ @TheHigDog
Penumpang dilarang terbang karena tak memakai masker 

TRIBUNTRAVEL.COM - Industri penerbangan mulai kembali beroperasi setelah terhenti akibat pandemi virus corona (covid-19).

Hal itu dibarengi dengan berbagai protokol kesehatan baru guna mencegah penyebaran covid-19 di pesawat.

Satu di antaranya adalah kewajiban bagi para penumpang untuk menggunakan masker.

Sejumlah maskapai penerbangan telah menetapkan aturan yang menjadikan masker sebagai salah satu syarat untuk bisa terbang.

Meski memakai masker bukanlah hal yang sulit, namun ternyata masih banyak calon penumpang yang tak menghiraukan peraturan ini.

Dilansir TribunTravel dari laman The Sun, calon penumpang Ryanair bernama James Higgins membagikan video saat ia tidak bisa melakukan penerbangan dari Dublin ke London karena tidak memakai masker.

Viral di Medsos, Aksi Penumpang Pesawat yang Lindungi Diri dari Penyebaran Covid-19

Sebelumnya, Ryanair telah mengumumkan aturan baru yang mengharuskan para penumpangnya mengenakan masker.

Video tersebut ia unggah dalam akun Twitternya @TheHigDog pada Rabu, (4/6/2020) lalu.

Menurut Higgins, jika penumpang diwajibkan menggunakan masker sebaiknya pihak maskapai menyediakannya, daripada harus melarang penumpang untuk terbang jika tak memakai masker.

Ia mengaku telah terbang pada minggu sebelumnya menggunakan Ryanair tanpa masker, dan hanya mendapat peringatan dari petugas di check-in terkahir yang mengatakan bahwa ia membutuhkan satu masker.

Dalam video itu, dia berkata, "saya sekarang dikeluarkan dari bandara karena saya tidak memiliki masker untuk dipakai di pesawat."

Higgins mengungkapkan bahwa meskipun minggu lalu ia bisa melakukan penerbangan dengan Ryanair tanpa menggunakan masker, nampaknya tidak untuk minggu ini.

"Mereka mengatakan tidak memiliki masker, mereka tidak akan memberi saya satu, dan mereka tidak mengizinkan saya untuk naik pesawat." ujarnya.

Higgins berpendapat jika maskapai mewajibkan penumpang menggunakan masker, maka berikanlah, dan penumpang akan membayar biaya masker itu jika diperlukan.

Dia mengaku setelah konfrontasi dengan dua anggota staf, ia diusir dari bandara oleh polisi.

Maskapai penerbangan di seluruh dunia mencari cara untuk memulai kembali perjalanan internasional dengan aman setelah banyak negara melonggarkan aturan lockdown.

Ryanair pertama kali menyiapkan rencana bagi para pelanggan untuk mengenakan masker pada 12 Mei 2020.

Perusahaan mengatakan pada saat itu pelanggan harus memakai masker setiap saat, baik di bandara maupun di dalam pesawat.

Prosedur dan Syarat Calon Penumpang Pesawat Selama Masa Pandemi Covid-19

Viral di Medsos, Penumpang Pesawat Jadikan Pakaian Dalam Wanita Sebagai Masker

Penumpang Pesawat Ini Keluhkan Penerbangan yang Penuh Sesak di Tengah Pandemi Corona

Penumpang Pesawat Tak Perlu Karantina, Bandara Vienna Tawarkan Tes Corona

4 Kelakukan Menyebalkan Penumpang Pesawat yang Tak Diungkap Pramugari

(TribunTravel.com/Muhammad Yurokha M)

Ikuti kami di
Penulis: Muhammad Yurokha May
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved