Sempat Ditutup Akibat Pandemi Corona, Tempat Wisata di Garut Bakal Dibuka Kembali

Wisata Kabupaten Garut bersiap kembali beroperasional setelah dua bulan tertidur pulas akibat pandemi.

Kompas.com/Ari Maulana Karang
Kolam terapi pemandian air panas di kaki Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Wisata Kabupaten Garut bersiap kembali beroperasional setelah dua bulan tertidur pulas akibat pandemi.

Konsep new normal jadi patokan para pelaku wisata untuk menarik kunjungan wisawatan.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Garut, Rahmat Hadi, menyebut keputusan Bupati untuk membuka objek wisata mulai 2 Juni jadi angin segar.

 
Dampak penutupan objek wisata membuat ribuan orang terpaksa dirumahkan.

"Dengan pembukaan ini, jadi hal yang dinanti pengusaha wisata. Karyawan bisa kembali bekerja dan geliat ekonomi bisa bangkit lagi," ucap Rahmat saat dihubungi, Kamis (28/5/2020).

Semua objek pariwisata, lanjutnya, harus menerapkan protokol kesehatan.

Awug dan 5 Kuliner Khas Garut yang Pas Jadi Santapan Buka Puasa

Demi keamanan pengunjung dan para karyawan. Pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata soal pembukaan tempat wisata.

"Kami akan memperkuat strategi promosi dengan tetap mengedepankan new normal. Kami juga apresiasi, keputusan Pemka Garut yang akan mengumpulkan pengusaha wisata," katanya.

Sebagai daerah wisata, Garut juga akan berbenah.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved