PT KCI Batasi Waktu Operasional KRL Selama Lebaran, Berikut Rincian Lengkapnya

Jika biasanya waktu operasional KRL dimulai pukul 05.00 hingga 18.00 WIB, maka pada Hari Lebaran, waktu operasional KRL berubah.

Instagram/ @ridho_railfans_16
Stasiun KRL Jakarta Kota 

TRIBUNTRAVEL.COM - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) batasi waktu operasional dari kereta KRL saat Idul Fitri.

Dilansir oleh TribunTravel dari akun laman resmi KRL, pada hari Minggu-Senin (24-25) waktu operasional KRL menjadi lebih terbatas.

Jika biasanya waktu operasional KRL dimulai pukul 05.00 hingga 18.00 WIB, maka pada Hari Lebaran, waktu operasional KRL berubah.

Pada Hari Raya Idul Fitri tersebut, PT KCI melayani perjalanan KRL dengan jam operasional pukul 05.00 hingga 08.00 WIB pada pagi hari.

Kemudian, operasional dilanjutkan pada sore hari mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WIB di seluruh lintas perjalanan KRL.

Naik KRL Selama PSBB, Calon Penumpang Akan Diwajibkan Punya Surat Tugas

Pada dua hari tersebut, dan di luar waktu-waktu operasional yang telah ditentukan, stasiun KRL akan ditutup.

Pembatasan waktu operasional ini bertujuan untuk melayani masyarakat yang khusu berkegiatan menggunakan KRL di sektor-sektor yang dikecualikan selama penerapan PSBB.

PT KCI mengajak seluruh masyarakat khususnya pengguna KRL Commuter Line untuk mendukung program pemerintah dengan tidak mudik, tidak piknik, dan melakukan silaturahim secara daring demi kesehatan bersama.

Upaya bersama ini merupakan bentuk melindungi keluarga, serta mencegah penularan Covid-19 dengan tetap di rumah saja.

Selain itu, untuk menghindari tansaksi tunai dan antrean di loket sert avending machine di masa pandemi Covid-19, KRL diimbau pengguna layanan menggunakan Kartu Multi Trip.

Jika tidak mempunyai Kartu Multi Trip, calon penumpang juga diimbau menggunakan uang elektronik lainnya, seperti Flazz, E-Money, Tap Cash, Brizzi, atau LinkAja.

Selama masa pandemi ini para pengguna KRL Commuterline harus menuruti berbagai protokol yang harus diikuti.

Protokol ini mulai dari kewajiban memakai masker, pengukuran suhu tubuh, hingga upaya ekstra dalam menjaga kebersihan.

Selain itu, di peron maupun di dalam kereta, kita juga senantiasa menjaga jarak dan membatasi agar setiap kereta diisi tidak lebih dari 60 orang.

Naik KRL Selama PSBB, Calon Penumpang Akan Diwajibkan Punya Surat Tugas

Terapkan Physical Distancing, KRL Tak Berangkatkan Kereta yang Melebihi Kapasitas

Imbas Penerapan PSBB, Penumpang Transjakarta hingga KRL Turun Drastis

Potret Tiang-tiang KRL Solo-Jogja di Stasiun Klaten, Diprediksi Beroperasi Tahun 2020

Antrean Penumpang KRL di Stasiun Kembali Terjadi, Ini Tanggapan PT KCI

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved