Ramadan 2020

Astronaut Asal Arab Saudi Ini Ceritakan Pengalamannya Puasa Ramadan di Ruang Angkasa

Hal ini pernah dialami oleh Pangeran Sultan ibn Salman, astronaut Muslim pertama berkebangsaan Arab Saudi.

wallart.london
Astronaut di luar angkasa 

TRIBUNTRAVEL.COM - Puasa saat bulan Ramadan menjadi ibadah yang wajib dijalani umat Muslim.

Lalu bagaimana dengan astronaut yang sedang berada di ruang angkasa?

Apakah ia tetap berpuasa?

Astronaut yang sedang bertugas di ruang angkasa tetap harus berpuasa.

Hal ini pernah dialami oleh Pangeran Sultan ibn Salman, astronaut Muslim pertama berkebangsaan Arab Saudi.

Pada 1984, Pangeran Sultan bergabung dengan Space Shuttle Discovery, program pesawat ulang-alik Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA).

Kembali dari Ruang Angkasa, Astronot Ini Terkejut Lihat Kondisi Bumi yang Berbeda Akibat Covid-19

Kebetulan, program ini dilakukan saat Ramadan, tepatnya pada 30 Agustus hingga 5 September.

Space Center Houston
Space Center Houston (airandspace.si.edu)

Sebelum diberangkatkan ke ruang angkasa, Pangeran Sultan diwajibkan mengikuti pelatihan di Space Center Houston, Florida, Amerika Serikat (AS).

"Selama bulan suci Ramadan yang jatuh di musim panas tahun itu, saya menjalani pelatihan khusus di Space Center di Houston," kata Pangeran Sultan, dikutip dari Arab News.

"Saya mengalami panas dan haus hebat selama hari-hari pelatihan di sana ketika malam tidak melebihi enam jam," lanjutnya.

Pangeran Sultan melanjutkan, para dokter di NASA mengamati efek puasa pada kesehatannya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Sinta Agustina
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved