Ada Pandemi Covid-19, Grebeg Syawal dan Numplak Wajik Keraton Yogyakarta Ditiadakan

Berkaitan dengan diberlakukannya kondisi tanggap darurat Covid-19, Grebeg Syawal dan Numplak Wajik Keraton Yogyakarta ditiadakan

Instagram/michael_cahya_putra_
Ilustrasi Grebeg Syawal 

TRIBUNTRAVEL.COM - Berkaitan dengan diberlakukannya kondisi tanggap darurat Covid-19, kegiatan Hajad Dalem Grebeg Syawal yang ditandai dengan arak-arakan gunungan yang sedianya berlangsung pada Minggu (24/5/2020) atau 1 Sawal Wawu 1953/1441 H akan ditiadakan.

Termasuk juga prosesi Numplak Wajik yang sedianya digelar tiga hari sebelum pelaksanaan Grebeg Syawal, juga tidak akan diselenggarakan.

Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Keraton Yogyakarta GKR Condrokirono, mengatakan keputusan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap risiko penyebaran Covid-19 yang dapat terjadi dalam kerumunan massa.

Di samping itu, hal tersebut merupakan bentuk kepekaan Keraton Yogyakarta dalam menaati imbauan dari pemerintah pusat.

Bakpia, Kipo, dan 3 Kudapan Khas Yogyakarta yang Pas untuk Takjil Buka Puasa

"Selain meniadakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, Keraton Yogyakarta telah melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan keraton serta menyediakan alat perlindungan diri bagi para Abdi Dalem, seperti masker dan hand sanitizer. Di samping itu, meliburkan kegiatan seni pertunjukan seperti halnya pementasan regular di Bangsal Srimanganti," ujar GKR Condrokirono dalam keterangan tertulisnya.

Namun demikian, lanjutnya, proses pembelajaran budaya mengenai Keraton Yogyakarta tidak lantas terhenti begitu saja.

Pada masa pandemik ini, Keraton Yogyakarta justru semakin giat menghadirkan konten seputar keraton melalui media sosial dan kanal YouTube Kraton Jogja yang dikelola Tepas Tandha Yekti.

Penghageng Tepas Tandha Yekti GKR Hayu menuturkan sejak akhir Maret 2020 hingga kini Mei 2020, media sosial dan YouTube Kraton Jogja telah menyajikan beragam konten budaya, seperti lomba tari online Beksan Nir Corona, Tutorial Tayungan, serta Tutorial Macapat.

Ketiganya adalah beberapa kegiatan yang berada di bawah naungan KHP Kridhomardowo.

Selain bertujuan sebagai sarana edukasi virtual mengenai keraton, konten tersebut diharapkan dapat menjadi referensi kegiatan yang dapat dilakukan masyarakat sembari tetap berada di rumah. (TRIBUNJOGJA.COM)

10 Hotel di Yogyakarta Ini Tawarkan Paket Menu Sahur dan Buka P uasa Ramadan Siap Antar

KAI Daop 6 Yogyakarta Resmi Perpanjang Pembatalan Seluruh Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh

Keraton Yogyakarta Tiadakan Grebeg Syawal dan Numplak Wajik

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Grebeg Syawal dan Numplak Wajik Keraton Yogyakarta Ditiadakan

Ikuti kami di
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved