Breaking News:

Jarang Dibersihkan, Ini 7 Tempat Paling Kotor di Pesawat yang Perlu Diwaspadai

Beberapa bagian pesawat yang kotor ini kebanyakan karena dipegang oleh penumpang sebelumnya namun tidak dibersihkan secara menyeluruh.

Unsplash/martenbjork
Ilustrasi kursi di pesawat 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pesawat komersial merupakan transportasi umum yang digunakan banyak orang, sehingga kita perlu waspada terhadap beberapa area di dalamnya.

Ada bagian-bagian pesawat yang terlihat bersih, namun sebenarnya terdapat banyak bakteri.

Bagian pesawat menjadi kotor karena digunakan bergantian dan tidak dibersihkan secara menyeluruh.

Operasional pesawat yang serba cepat membuat petugas tidak punya cukup waktu untuk membersihkan bagian dalam pesawat.

Fakta Unik Airbus A380, Pesawat Penumpang Terbesar di Dunia

TribunTravel merangkum dari berbagai sumber tempat-tempat paling kotor di pesawat yang perlu kamu waspadai ketika naik pesawat.

1. Selimut dan Bantal

Bagian pesawat yang kotor pertama adalah selimut dan bantal.

Sebuah penyelidikan dari Wall Street Journal pada tahun 2007 mengungkapkan bahwa selimut dan bantal di pesawat dibersihkan setiap 5 sampai 30 hari sekali.

Atau bila ada selimut dan bantal yang memang benar-benar terlihat kotor dan perlu dibersihkan, mereka baru akan melakukan hal tersebut.

2. Meja Lipat

2 dari 4 halaman

Meja Lipat juga merupakan tempat yang dipenuhi oleh banyak bakteri.

Sebuah tim peneliti dari Universitas Arizona mengungkapkan 60 persen dari meja lipat di pesawat mengandung bakteri jahat.

Bakteri tersebut termasuk e-coli dan MRSA, yang dapat berakibat fatal.

Maka dari itu, sebelum menggunakannya sebaiknya Anda membersihkan meja lipad dengan tisu basah atau melapisi meja tersebut dengan tisu agar makanan tidak bersentuhan langsung.

3. Majalah di Pesawat

Majalah di pesawat menjadi satu tempat yang kotor yang mungkin bisa ditinggali oleh banyak bakteri.

Hal ini karena sebelum kamu membacanya, penumpang-penumpang sebelumnya juga kemungkinan akan membuka majalah tersebut.

Dan satu-satunya waktu untuk membersihkan majalah ini adalah saat majalah tersebut memasuki publikasi yang baru.

Sebaiknya mulai saat ini kamu menghindari bersentuhan dengan majalah-majalah di pesawat.

4. Wastafel

3 dari 4 halaman

Dalam sebuah studi menunjukkan bahwa wastafel di pesawat menjadi tempat terbesar kedua bagi kuman dan bakteri, setelah meja makan.

Para peneliti juga menemukan 1.240 bakteri pada setiap inci wastafel tersebut.

Ilustrasi Kabin Pesawat
Ilustrasi Kabin Pesawat (Unsplash.com/@by_syeoni)

5. Toilet

Tidak hanya wastafel, toilet di pesawat juga tempat banyak kuman dan bakteri jahat berkumpul.

Kamu perlu mengerti bagian-bagian di toilet yang terdapat banyak kuman, salah satunya adalah tombol flush.

Maka dari itu, sebaiknya kamu mencuci tangan dengan sabun usai menggunakan toilet pesawat.

6. Sandaran Tangan dan Sabuk Pengaman

Jangan lupakan juga sandaran tangan dan sabuk pengaman yang melekat di kursi penumpang.

Kedua tempat tersebut menjadi sarang bakteri e-coli terbanyak dibandingkan di tempat pesawat lainnya.

Menjadi bagian yang sering disentuh orang-orang setiap harinya berarti kemungkinan besar tempat tersebut ditinggali bakteri juga semakin besar.

4 dari 4 halaman

7. Kantong di Depan Kursi

Kantong di depan kursi yang biasa menyimpan beragam perlengkapan, seperti kantong muntah, majalah, brosur petunjuk, dan lainnya juga menjadi tempat kotor.

Hal ini karena selain menjadi tempat yang juga sering disentuh oleh penumpang, tempat tersebut juga sering dijadikan tempat untuk menaruh sampah.

Maka dari itu, sebaiknya kamu perlu berhati-hati lagi.

9 Tips Agar Dapat Tiket Pesawat Murah untuk Liburan Akhir Pekan

Selain Durian, 4 Jenis Makanan yang Tidak Boleh Masuk ke Dalam Pesawat

Fakta Unik Airbus A380, Pesawat Penumpang Terbesar di Dunia

Jangan Matikan AC saat Naik Pesawat, Ini Bahayanya

Fakta Unik Airbus A380, Pesawat Penumpang Terbesar di Dunia

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Selanjutnya
Sumber: Tribun Travel
Tags:
pesawat terbangTribunTravel.compramugari Yeti Airlines
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved