Tahun Baru 2020, Jalur Pendakian Gunung Lawu Resmi Ditutup Sementara

Terhitung 3 Januari 2020, jalur pendakian Gunung Lawu resmi ditutup untuk batas waktu yang belum ditentukan.

Tahun Baru 2020, Jalur Pendakian Gunung Lawu Resmi Ditutup Sementara
Instagram.com/@lawumountain
Gunung Lawu, Karanganyar, Jumat (3/1/2020). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Masih dalam momen Tahun Baru 2020, jalur pendakian Gunung Lawu Karanganyar resmi ditutup sementara.

Penutupan jalur pendakian Gunung Lawu disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto.

Melansir dari unggahan di akun Instagram @lawumountain dan @pgl_cemorosewu, penutupan jalur pendakian Gunung Lawu dikarenakan adanya cuaca buruk.

Titis mengatakan jalur pendakian Gunung Lawu sengaja ditutup karena badai hingga rawan tanah longsor akibat hujan yang tidak kunjung berhenti.

""Iya, jalur pendakian Gunung Lawu ditutup sementara. Karena badai, rawan longsor juga jalur pendakian dan kalau hujan tidak berhenti-berhenti," ujar Titis.

Oleh karena itu Disparpora resmi menutup jalur pendakian Gunung Lawu yang berpotensi membahayakan pendaki.

Tonton juga:

Diwartakan dalam Kompas.com, penutupan jalur pendakian Gunung Lawu ini dimulai hari ini, Jumat (3/1/2020) pukul 09.00 WIB sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu, dalam unggahan di akun Instagram @lawumountain dituliskan jalur pendakian Gunung Lawu akan dibuka kembali sampai cuaca benar-benar normal.

"Jalur pendakian lawu via cemoro sewu untuk sementara resmi di tutup di karenakan cuaca buruk di seputaran Gunung Lawu. Dan akan kita buka lagi sampai cuaca benar benar normal kembali," tulis lawumountain dalam kolom caption.

Menurut Titis, apabila kondisi cuaca di Gunung Lawu sudah kondusif, maka petugas lapangan akan segera diperintahkan untuk membuka kembali jalur pendakian.

"Kalau kondisi sudah kondusif menurut petugas lapangan, mereka akan kita perintahkan untuk membuka kembali jalur pendakian," kata Titis yang dikutip TribunTravel dari Kompas.com.

Diketahui, jalur pendakian Gunung Lawu yang ditutup sementara ini berlaku untuk semua jalur pendakian seperti Cemara Sewu, Cemara Kandang, dan Candi Cetho.

Menurut pemilik basecamp Lawu via Cetho Barokah, Sutarjo, wisatawan diimbau untuk tidak mendaki terlebih dahulu.

"Tiga jalur pendakian semua tidak boleh dinaiki, ditutup semua tadi pukul 09.00 WIB," ujar Sutarjo yang dikutip TribunTravel dari Kompas.com.

"Jadi diharapkan semua tidak nekat mendaki, kami sudah imbau di basecamp Barokah," sambungnya.

Selain Gunung Lawu, jalur pendakian Gunung Rinjani juga ditutup sementara.

Hal ini disampaikan oleh Balai Taman Nasional Gunung Rinjani melalui edaran pengumumnan No PG.908/T.39/TU/KSA/12/2019 tentang Penutupan Kegiatan Wisata Pendakian Gunung Rinjani.

Penutupan jalur pendakian Gunung Rinjani ini dalam rangka pemulihan ekosistem di area gunung dan adanya cuaca ekstrem di Gunung Rinjani yang diprakirakan oleh BMKG Lombok Barat yang berpotensi membahayakan pendaki.

Penutupan jalur pendakian Gunung Rinjani ini berlangsung sementara sejak 01 Januari hingga 31 Maret 2020 mendatang.

Apabila ada perubahan situasi dan kondisi pada jalur pendakian, maka pembukaan jalur akan diinformasikan setelah dilakukan survey jalur pendakian bersama mitra terkait.

Jalur pendakian Gunung Rinjani resmi ditutup sementara via jalur Senaru, jalur Sembalun, jalur Timbanuh dan jalur Aik Berik.

Terhitung 1 Januari 2020, Semua Jalur Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Sementara Selama 3 Bulan

Daftar 9 Gunung di Indonesia yang Jalur Pendakiannya Tutup pada Tahun 2020

Setelah Tutup 4 Bulan, 3 Jalur Pendakian Gunung Ciremai Dibuka Kembali

Selain Gunung Bromo, 5 Tempat Wisata di Pasuruan Ini Menarik Dikunjungi saat Liburan Tahun Baru 2020

Malam Tahun Baru, Jalur Pendakian Gunung Merbabu Masih Ditutup Sementara

Jalur Pendakian 2 Gunung Ini Ditutup Total untuk Sementara Waktu

5 Hal yang Perlu Kamu Ketahui ketika Bertemu dengan Ular Saat Mendaki Gunung di Tahun Baru

(TribunTravel.com/ Nurul Intaniar)

Ikuti kami di
Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved