Bukan Tegak Lurus, Hutan Pinus Ini Justru Tumbuh Miring Menghadap Khatulistiwa

Dikutip TribunTravel dari laman Amusing Planet, dalam kondisi tertentu dan sulit, setiap pohon harus bersaing memperebutkan cahaya.

Bukan Tegak Lurus, Hutan Pinus Ini Justru Tumbuh Miring Menghadap Khatulistiwa
Youtube
Araucaria columnaris 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebagian besar dari kita pasti menganggap dan melihat pohon tumbuh lurus secara vertikal.

Namun, dunia ini selalu ada perkecualian.

Dikutip TribunTravel dari laman Amusing Planet, dalam kondisi tertentu dan sulit, setiap pohon harus bersaing memperebutkan cahaya.

Atau ada tekanan mekanis yang sangat kuat dan membuat pohon tumbuh mengarah pada suatu sudut tertentu.

Dusun Grenden Magelang Sajikan Lanskap Hutan Pinus di Lereng Gunung Merbabu

5 Tempat Wisata Hutan Pinus di Jawa Tengah, Cocok untuk Hammocking

TONTON JUGA

Araucaria columnaris, atau pohon pinus Cook, sebenarnya adalah pohon endemik Kaledonia Baru di wilayah Melanesia di Samudera Pasifik barat daya.

Namun, jenis pinus yang satu ini juga menyebar dan ditanam di daerah beriklim sedang, subtropis, dan tropis di seluruh dunia.

Pinus Cook sendiri diberi nama demikian setelah Kapten James Cook, yang pada pelayaran keduanya di seluruh dunia membawa ahli botani pertama untuk mengklasifikasikan pohon.

(Amusing Planet)
(Amusing Planet)

Saat ditanam di luar wilayah asalnya, pohon pinus Cook disebut-sebut tumbuh dengan arah miring.

Sehingga hal ini sering digunakan sebagai karakteristik untuk mengidentifikasi spesiesnya.

Meski begitu, sampai saat ini, tidak ada yang memperhatikan ke arah mana pohon tersebut tumbuh miring atau berapa derajat kemiringan arah tumbuhnya.

Matt Ritter dari California Polytechnic State University di San Luis Obispo meneliti pohon pinus Cook untuk buku tentang pohon-pohon perkotaan di California.

Saat itu, dia menyadari, pohon pinus ini selalu bersandar ke selatan.

Untuk memastikan apakah fenomena semacam itu selalu terjadi, Matt pun menelepon seorang kolega di Australia.

Setelah mengetahui, pohon-pohon di Benua Kanguru itu tumbuh miring ke arah utara, Matt terkejut.

Penasaran dengan hal tersebut, Matt Ritter dan timnya memperluas penelitian mereka dan mempelajari 256 pohon pinus Cook yang tersebar di lima benua.

Mulai dari garis lintang 7° dan 35° utara, dan 12° dan 42° selatan.

Mereka pun menemukan pepohonan ini selalu tumbuh miring ke arah khatulistiwa, dan derajat kemiringannya meningkat sesuai tempatnya yang semakin lebih jauh dari khatulistiwa.

Rata-rata, pohon pinus Cook tumbuh miring sebesar 8,50 derajat, meskipun ada satu spesimen di Australia ditemukan miring hampir 40 derajat.

Masih belum jelas mengapa pohon pinus Cook menunjukkan perilaku aneh seperti ini.

Namun, para peneliti memperkirakan hal ini disebabkan oleh fototropisme.

Fototropisme adalah fenomena yang sama yang menyebabkan tanaman hias tumbuh miring mencari arah sinar matahari.

Mungkin pohon pinus Cook tumbuh demikian untuk mendapatkan lebih banyak sinar matahari di ketinggian yang lebih tinggi.

Pada sebagian besar pohon, kecenderungan untuk tumbuh mengarah ke sinar matahari tidak diimbangi oleh kepekaannya terhadap tarikan gravitasi bumi.

Kepekaan pohon terhadap gravitasi bumi disebut gravitropisme, yang membuat pohon tetap tegak.

Para peneliti berspekulasi, kemampuan gravitropisme pada pinus Cook juga kemungkinan telah berkurang.

Harga Tiket Masuk Hutan Pinus di Sekitar Jogja untuk Liburan Natal dan Tahun Baru

Harga Tiket Masuk Hutan Pinus di Sekitar Jogja, dari Hutan Pinus Mangunan hingga Pengger

Deretan Tempat Wisata Instagramable di Purworejo, Puas Selfie di Hutan Pinus Kalilo

4 Tips Berfoto di Panggung Sekolah Hutan Pinus Mangunan yang Instagramable

TribunTravel/Rizki A Tiara

Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved