Liburan Natal dan Tahun Baru

Jadwal Kapal Pelni dari Makassar ke Labuan Bajo Desember 2019, untuk Liburan Natal dan Tahun Baru

Traveler yang mau liburan, berikut ini jadwal kapal Pelni dari Makassar ke Labuan Bajo di bulan Desember 2019.

Jadwal Kapal Pelni dari Makassar ke Labuan Bajo Desember 2019, untuk Liburan Natal dan Tahun Baru
KOMPAS/YOVITA ARIKA
Wisatawan berfoto di puncak bukit di Pulau Padar dengan latar belakang teluk-teluk yang ada di pulau yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur belakangan ini semakin ramai diperbincangkan traveler.

Daerah yang masuk dalam 5 destinasi wisata super prioritas yang dicanangkan Presiden Jokowi ini banyak dikunjungi traveler dari dalam maupun luar negeri.

Sejumlah selebriti Tanah Air pun sudah liburan ke Labuan Bajo.

Mulai dari Raffi Ahmad, Maia Estianty, Ashanty, Bunga Citra Lestari hingga Ayu Ting Ting.

Tak mengherankan kalau Labuan Bajo begitu menarik untuk dikunjungi.

Tempat wisata di Labuan Bajo dan sekitarnya begitu lengkap.

Ada gua, pulau yang cantik, alam bawah laut yang menawan, hingga kesempatan untuk melihat komodo yang langka, semua bisa traveler temukan di Labuan Bajo dan sekitarnya.

Pemandangannya sungguh menawan dan pastinya menawarkan pengalaman liburan tak terlupakan.

Untuk mencapai Labuan Bajo ini traveler bisa lewat darat, laut hingga udara.

Kalau mau coba naik kapal Pelni pun bisa.

Liburan ke Labuan Bajo ala Ashanty dan Keluarga, Menginapnya di Resor Mewah Ayana Komodo

4 Open Trip Labuan Bajo, Mulai dari Rp 600 Ribu Per Orang

Misalnya saja dari Makassar, ada kapal Pelni yang melayani rute ke Labuan Bajo.

Dilihat TribunTravel dari situs resmi Pelni, berikut ini jadwal kapal Pelni dari Makassar ke Labuan Bajo bulan Desember 2019:

  • KM Binaiya, berangkat Rabu (4/12/2019) 20.00 WITA, tiba Kamis (5/12/2019) 14.00 WITA
  • KM Leuser, berangkat Kamis (5/12/2019) 06.00 WITA, tiba Jumat (6/12/2019) 01.00 WITA
  • KM Tilongkabila, berangkat Rabu (11/12/2019) 07.00 WITA, tiba Kamis (12/12/2019) 02.00 WITA
  • KM Wilis, berangkat Jumat (13/12/2019) 08.00 WITA, tiba Sabtu (14/12/2019) 19.00 WITA
  • KM Binaiya, berangkat Rabu (18/12/2019) 17.00 WITA, tiba Kamis (19/12/2019) 11.00 WITA
  • KM Wilis, berangkat Minggu (22/12/2019) 23.59 WITA, tiba Selasa (24/12/2019) 08.00 WITA
  • KM Tilongkabila, berangkat Rabu (25/12/2019) 07.00 WITA, tiba Kamis (26/12/2019) 02.00 WITA
  • KM Wilis, berangkat Minggu (29/12/2019) 07.00 WITA, tiba Senin (30/12/2019) 07.00 WITA

Setibanya di Labuan Bajo, traveler bisa berwisata ke pulau-pulau indah di sekitarnya pula dengan naik kapal Pelni.

Berikut ini daftar kapal Pelni yang melayani pelayaran menuju berbagai tempat wisata dari Pelabuhan Labuan Bajo:

Nah, Labuan Bajo ini akan dikembangkan menjadi destinasi super premium.

Dilansir dari Kompas.com, Jokowi meminta pengelolaan wisata Labuan Bajo yang super premium tidak bercampur dengan destinasi wisata untuk kalangan menengah ke bawah.

"Labuan Bajo ini super premium. Ini hati-hati. Saya sudah ingatkan hati-hati. Jangan sampai campur aduk super premium dengan yang menengah bawah," ujar Jokowi saat membuka Kompas 100 CEO Forum di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Jika dirasa perlu, Jokowi mengharapkan nantinya ada sistem kuota untuk wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo.

Jokowi di Puncak Waringin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur
Jokowi di Puncak Waringin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. (Instagram/ @jokowi)

"Kalau perlu ada kuotanya. Berapa orang yang boleh masuk Labuan Bajo dalam satu tahun," kata Jokowi.

"Saya sudah memberikan arahan seperti itu kepada Menteri Pariwisata Pak Wishnutama," imbuh Jokowi.

Jokowi mengharapkan Labuan Bajo disiapkan betul agar siap dipromosikan hingga mancanegara.

Sehingga mampu menarik devisa dari banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo.

Menparekraf Wishnutama pun serius untuk mengembangkan Labuan Bajo sebagai destinasi super prioritas.

Baru-baru ini Wishnutama bersama Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo melakukan kunjungan kerja ke Labuan Bajo.

Dalam rilis Kemenparekraf kepada TribunTravel, Wishnutama melihat langsung pengembangan infrastruktur dan menggali potensi-potensi serta pemanfaatan sumber daya manusia di Labuan Bajo.

Pengembangan infrastruktur hingga pemanfaatan SDM ini menjadi perhatian yang serius.

"Ini sejalan dengan tren pariwisata masa depan, yakni ecotourism yang kian diminati wisatawan, 'from quantity tourism to quality tourism'. Bagaimana soal infrastruktur, sampah, air, 'carrying capacity' dan pemanfaatan SDM lokal, harus menjadi perhatian serius,” kata Wishnutama.

Tonton juga:

Wishnutama yang sempat melihat komodo di habitat aslinya, di Pulau Rinca dan Pulau Komodo, mengatakan bahwa satwa langka tersebut menjadi daya tarik yang kuat bagi wisatawan untuk datang ke Labuan Bajo.

Namun arus wisatawan yang datang harus bisa diatur sedemikian rupa agar komodo tetap lestari.

"Komodo itu memang jadi daya tarik kuat bagi wisatawan dari berbagai penjuru dunia untuk datang. Namun kita harus mengemas dan mengatur arus wisatawan yang datang agar ekosistem Komodo tetap terjaga," tutur Wishnutama.

Menparekraf Wishnutama juga ingin para pengrajin dan penjual suvenir bisa dilatih membuat diversifikasi produk-produk kerajinan agar semakin diminati wisatawan.

"Kami berharap masyarakat setempat terlibat dan menerima dampak positif dari pembangunan, sehingga perekonomian masyarakat akan semakin membaik karena pariwisata dan industri kreatifnya," ucap Wishnutama.

6 Tempat Wisata di Labuan Bajo yang Dikunjungi Wishnutama, Gua Batu Cermin hingga Pulau Komodo

Wishnutama ke Gua Batu Cermin Labuan Bajo, Sempat Lihat Fosil Hewan Jutaan Tahun

Liburan Artis - Rehat dari Dunia Hiburan, Raffi Ahmad Traveling ke Labuan Bajo hingga Selandia Baru

Fakta Unik Labuan Bajo, Tempat Liburan Mewah Banyak Artis Indonesia

(TribunTravel.com/Kurnia Yustiana)

Ikuti kami di
Penulis: Kurnia Yustiana
Editor: Kurnia Yustiana
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved