Cerita Traveler

Liburan ke China, Kunjungi Bipenggou Valley, Mirip Lembah di Swiss dan Bagai Negeri Dongeng

Liburan ke China, jangan lupa kunjungi Bipenggou Valley yang mirip lembah di Swiss dan bagaikan negeri dongeng.

Liburan ke China, Kunjungi Bipenggou Valley, Mirip Lembah di Swiss dan Bagai Negeri Dongeng
Traveler/Hendrik Willim
Traveler saat liburan ke Bipenggou Valley 

Nama Traveler: Hendrik Willim

Instagram: @henzlim

TRIBUNTRAVEL.COM - Terkenal dengan makanan kaya rempah, Chengdu juga memiliki sejumlah tempat wisata yang sayang jika dilewatkan.

Traveler yang berencana liburan ke China, Chengdu memiliki satu tempat wisata yang mirip lembah Swiss.

Bahkan, traveler yang mengunjungi tempat tersebut bagaikan masuk dalam negeri dongeng.

Hal ini dibuktikan oleh seorang traveler, Hendrik Willim saat solo traveling ke Chengdu.

Cerita Traveler di Batu Malang, Seru-seruan di Dino Park Hingga Menikmati Pos Ketan Legenda

Cerita Traveler Liburan ke Rumah Atsiri, Tempat Budidaya Bunga Warna-Warni

TONTON JUGA:

Melalui sambungan whatsapp dengan TribunTravel, traveler yang akrab disapa Hendrik menceritakan pengalamannya selama liburan ke Chengdu.

Hendrik melakukan solo traveling ke Bipenggou Valley yang disebut-sebut mirip lembah di Swiss.

"Sebaiknya mampir ke tempat ini karena bagus banget menurut saya, semacam mini Swiss," tulis Hendrik dalam pesan Whatsapp pada TribunTravel, Kamis (28/11/2019).

"Penduduk lokal menyebutnya mini Jiuzhaigou," lanjut Hendrik.

Bipenggou Valley terletak di Kabupaten Li yang bisa ditempuh wisatawan menggunakan transportasi darat.

Kepada TribunTravel, Hendrik menceritakan pengalaman solo traveling ke Bipenggou Valley, Chengdu.

Cerita Traveler Nonton MotoGP Langsung di Sirkuit Sepang Malaysia

Cerita Traveler Liburan ke Parangtritis hingga Serunya Berpetualang Naik Jeep

Hendrik menuturkan jika ia berangkat siang hari dengan naik transportasi umum.

"Karena saya solo traveller, saya berangkat hari jumat setelah makan siang dengan bus pukul 15.00 (seharga 69 Yuan atau setara sekitar Rp 138 ribuan) dari Chadianzi bus terminal," terusnya.

Diketahui, bus yang ditumpangi Hendrik memiliki rute Lixian dengan menempuh waktu perjalanan selama 3,5 jam dari lokasi ia berada sebelumnya.

"Di Lixian sata menginap 1 malam di hostel dengan kamar private (harga menginap 80 Yuan atau setara sekitar Rp 160 ribuan)," kata Hendrik.

Setelah bermalam di hostel, Hendrik langsung bertolak ke Bipenggou dengan naik taxi local.

"Perjalanan selama 30 menit, (saya berangkat) pukul 07.30 waktu setempat.

Traveler saat liburan ke Bipenggou Valley
Traveler saat liburan ke Bipenggou Valley (Traveler/Hendrik Willim)

Cerita Traveler Liburan ke Singapura hingga Rebahan di Atas Rumput Gardens by The Bay

Cerita Traveler Liburan ke Kawah Ijen, Wajib Datang Dini Hari untuk Lihat Blue Fire

Tiba di Bipenggou, Hendrik menceritakan pengalaman liburannya ketika menjelajah mini Swiss yang tersembunyi di China.

"Tiket masuk Bipenggou seharga 135 Yuan (atau setara sekitar Rp 270 ribuan per orang)," ujarnya.

Menurut penuturan Hendrik, tempat wisata yang mirip negeri dongeng tersebut bisa dikunjungi mulai pukul 08.00 waktu setempat.

Bipenggou Valley merupakan tempat wisata alam menakjubkan yang menyediakan berbagai fasilitas pendukung untuk para wisatawan.

Seperti electric car yang akan berhenti di 2 stop point.

"(Biaya) menggunakan electric car sekitar 30 Yuan (atau setara sekitar Rp 30 ribuan per orang)," kata Hendrik pada TribunTravel.

"(Naik electric car) sangat disarankan untuk (traveler) yang tidak suka trekking seperti saya apalagi cuaca sangat dingin," lanjutnya.

Dalam Bipenggou Valley mencakup hutan, danau, dataran tinggi, padang rumput yang tertutup salju, dan masih banyak keindahan lainnya.

Traveler saat liburan ke Bipenggou Valley
Traveler saat liburan ke Bipenggou Valley (Traveler/Hendrik Willim)

Cerita Traveler Liburan ke Lombok, Bisa Foto Bareng Patung di Dasar Laut

Cerita Traveler Liburan ke Pantai yang Dikelilingi Ratusan Batu Granit Raksasa

Bipenggou Valley menjadi tempat wisata alam menawan yang memanjakan wisatawan dengan pesona memukaunya.

Seperti Hendrik yang mengatakan jika tempat wisata tersebut begitu bagus.

"Di dalam Bipenggou saya explore selama 5 jam dengan jalan santai, menikmati masing-masing stop point dari tempat kita diberhentikan oleh electric car," jelasnya.

"Pukul 13.00 waktu setempat saya sudah turun ke gate menggunakan electric car tadi karena pembeliannya pp," terusnya.

Diketahui, tiket naik electric car bisa dipesan untuk pulang pergi seperti yang dipesan Hendrik.

Menurut pengalaman Hendrik yang telah berkunjung ke tempat wisata mirip lembah Swiss tersebut, ada beberapa waktu tertentu untuk berkunjung ke sana.

"Untuk mengunjungi Bipenggou sebenarnya bisa kapan saja, tetapi waktu terbaiknya adalah autumn karena daun-daun yang berwarna kuning dan merah," kata Hendrik.

Jadwal Baru Kereta Api Joglosemarkerto, Berlaku Mulai 1 Desember 2019

5 Pengumuman Lucu di Pesawat yang Pernah Terjadi, Ada yang Bikin Netizen Gagal Move On

Ayo kirim dan berbagi cerita liburan kamu untuk diterbitkan di laman TribunTravel.com. Simak cara mudahnya di sini.

(TribunTravel.com/ Nurul Intaniar)

Ikuti kami di
Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Gigih Prayitno
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved