10 Kejadian Terburuk Sepanjang Tahun 2019, Termasuk Kecelakaan Ethiopian Airlines

Dilansir TribunTravel dari laman rd.com, berikut 10 kejadian terburuk sepanjang 2019 yang menarik perhatian dunia.

Kolase TribunTravel/voanews.com & boeing.com
Pesawat Ethiopian Airlines jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Bole, Addis Ababa, Etiopia 

TRIBUNTRAVEL.COM - Dunia traveling sepanjang 2019 diwarna dengan beragam kejadian buruk.

Kejadian terburuk sepanjang 2019 mulai dari kecelakaan hingga penutupan beberapa maskapai penerbangan.

Kejadian terburuk sepanjang 2019 ini juga menelan ratusan korban jiwa.

Dilansir TribunTravel dari laman rd.com, berikut 10 kejadian terburuk sepanjang 2019 yang menarik perhatian dunia.

Pilot Amerika Ini Ungkap Sejumlah Tips Mengamankan Diri Saat Terjadi Kecelakaan Pesawat

Tak Cuma Kecelakaan Terbang, Pramugari Berisiko Terkena Penyakit Berbahaya

TONTON JUGA


1. Kecelakaan Ethiopian Airlines


Pesawat Ethiopian Airlines jatuh setelah lepas landas dari Bandara Bole, Addis Ababa, Etiopia, Minggu (10/3/2019). Peristiwa ini mengingkatkan Indonesia tentang jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada Oktober 2018 lalu.
Pesawat Ethiopian Airlines jatuh setelah lepas landas dari Bandara Bole, Addis Ababa, Etiopia, Minggu (10/3/2019). Peristiwa ini mengingkatkan Indonesia tentang jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada Oktober 2018 lalu. (mejoresfotos.eu)

Kecelakaan pesawat Boeing 737 Max di Ethiopia Maret lalu menewaskan 157 penumpang di dalamnya.

Ini terjadi lima bulan setelah 737 Max jatuh di Indonesia.

Sekarang dijuluki "peti mati terbang," 737 Max telah di-ground, dan produsen di Boeing sedang ditanyai tentang mengapa pesawat ini terus terbang.

2. Wow Airlines berhenti beroperasi

Tiba-tiba dan tanpa peringatan, Wow Air menghentikan operasinya pada bulan Maret, membatalkan penerbangan dan membuat penumpang terdampar.

Maskapai penerbangan Islandia mengatakan bahwa beberapa orang berhak mendapatkan kompensasi, tetapi sementara itu, penumpang berkumpul di bandara menunggu penerbangan mereka — beberapa di antaranya dibatalkan hanya 20 menit sebelum jadwal keberangkatan mereka.

Wow Air didirikan pada 2011, dan menjadi populer karena tarifnya yang relatif murah dari Islandia melintasi Atlantik.

3. Sejumlah maskapai penerbangan lainnya juga tutup

Ini merupakan tahun yang sulit bagi penerbangan udara.

Pertama, kita kehilangan Wow Air.

Selanjutnya, kita mengucapkan selamat tinggal pada Germania, maskapai penerbangan Eropa yang tidak bisa mengimbangi harga bahan bakar.

Flybmi, yang berbasis di Inggris Raya, segera menyusul.

Pada bulan Februari, Insel Air yang berbasis di Karibia Belanda menyatakan kebangkrutan, diikuti oleh Saratov Airlines, yang tidak dapat mempertahankan reputasinya setelah penerbangan jatuh dan menewaskan 71 orang Februari lalu.

Akhirnya, California Pasifik (maskapai penerbangan regional Amerika yang berjuang dengan sertifikasi, armada, dan rute di samping masalah logistik lainnya) tutup.

4. Kepergian Thomas Cook yang mendadak

Thomas Cook
Thomas Cook (thetimes.co.uk)

Ribuan orang terdampar di bandara di seluruh dunia pada bulan September setelah satu perusahaan wisata tertua mengumumkan bahwa mereka tutup.

Sebanyak 150.000 pelancong perlu menemukan rencana alternatif ketika Thomas Cook mengatakan bahwa semua penerbangan dan pemesanannya.

5. Sebuah kapal pesiar Viking membuat penumpang terdampar di laut lepas

Festival Viking di Skotlandia
Festival Viking di Skotlandia (boredpanda.com)

Pada bulan Maret, kapal pesiar Viking Sky mengalami kerusakan mesin karena rendahnya tingkat minyak di lepas pantai Norwegia, dan lebih dari 1.300 orang terdampar di laut lepas.

Penumpang memposting video traumatis di media sosial yang memperlihatkan meja terbalik, perabotan miring, dan adegan menyeramkan lainnya.

Puluhan orang terluka, dan ratusan lainnya harus dibawa menggunakan helikopter dari kapal.

6. Kematian misterius di Republik Dominika

ILUSTRASI orang meninggal
ILUSTRASI orang meninggal (wittyfeed.com)
Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ambar Purwaningrum
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved