Tak Cuma Kecelakaan Terbang, Pramugari Berisiko Terkena Penyakit Berbahaya

Tapi siapa sangka, menjadi pramugari ternyata memiliki risiko yang tinggi. Bukan hanya mengenai isu kecelakaan terbang saja.

Tak Cuma Kecelakaan Terbang, Pramugari Berisiko Terkena Penyakit Berbahaya
The Independent
Ilustrasi pramugari. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pramugari merupakan salah satu profesi yang banyak diidolakan.

Terlebih untuk para wanita yang ingin berkarier, pramugari menjadi profesi yang menarik.

Pramugari bisa diibaratkan sebagai profesi yang ideal dan bergengsi.

Bekerja di kabin pesawat dengan mengenakan seragam dan selalu terlihat cantik membuat banyak yang ingin masuk ke dunia kerja ini.

Terlebih iming-iming jalan-jalan gratis setiap menjalankan tugasnya.

Tapi siapa sangka, menjadi pramugari ternyata memiliki risiko yang tinggi.

Ilustrasi pramugari
Ilustrasi pramugari (aviation24.be)

Bukan hanya mengenai isu kecelakaan terbang saja.

Melainkan juga beberapa risiko kesehatan yang mengintai, menjadi pramugari rawan akan jet lag dan perbedaan waktu.

Ini bisa merubah ritme sirkadian tubuh dan memberikan efek buruk bagi kekebalan tubuh dan metabolisme sel.

Tentu bukan hal yang sepele, terganggunya sistem kekebalan tubuh dan metabolisme sel akan memicu pertumbuhan sel kanker.

Radiasi yang ditimbulkan di lingkungan kerja pramugari dapat merusak DNA tubuh.

LIHAT JUGA:

Kondisi ini akan semakin meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker kulit non-melanoma.

Selain itu peneliti juga menemukan risiko jenis kanker yang lainnya yang juga tak kalah mengkhawatirkan yaitu kanker tiroid, kanker rahim, dan sejumlah kanker lain pada saluran pencernaan.

Artikel ini telah tayang di Grid.id dengan judul Jadi Profesi Idola, Pramugari Berisiko Terkena Penyakit Berbahaya.

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved