Breaking News:

Viral di Medsos, Penyanyi Will.i.am Dapat Perlakuan Tidak Menyenangkan di Pesawat

Will.i.am menuduh seorang pramugari rasis dalam penerbangan menuju Sydney. Ini kata maskapai Qantas soal insiden itu

Penulis: Arif Setyabudi Santoso
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Chris Whiteoak / The National
Ilustrasi will.i.am 

TRIBUNTRAVEL.COM - Penyanyi rap, William James Adams atau dikenal dengan Will.i.am mengaku mendapat perlakukan yang tidak menyenangkan.

Ia menuduh seorang pramugari rasis dalam penerbangan menuju Sydney.

Will.i.am terbang ke Sydney dari Brisbane menggunakan maskapai Qantas.

Ia sedang menjalani tur di Australia.

Penyanyi berusia 44 tahun ini mengklaim mendapatkan perlakuan rasisme oleh seorang pramugari.

Baca juga:

6 Tempat Wisata Gratis di Sydney, Wajib Dikunjungi Saat Liburan ke Australia

8 Rekomendasi Restoran Halal di Sydney yang Wajib Traveler Coba

"I’m currently on a flight from Brisbane to Sydney. I’m sorry to say me and my group have experienced they worse service due to a overly aggressive flight attendant... I don’t want to believe she racist.
But she has clearly aimed all her frustrations only at the people of colour (Saat ini saya sedang dalam penerbangan dari Brisbane ke Sydney. Saya minta maaf untuk mengatakan saya dan kelompok saya telah mengalami layanan yang lebih buruk karena pramugari yang terlalu agresif ... Saya tidak ingin percaya dia rasis. Tapi dia jelas telah mengarahkan semua frustrasinya hanya pada orang kulit berwarna)," tulisnya dalam sebuah tweetnya.

Postingan tersebut mendapat 1,7 ribu like, 689 komentar dan 233 retweet.

Tweet Will.i.am 1
Tweet Will.i.am 1 (Twitter/iamwill)

Menurutnya dia tidak mendengar pengumuman dari awak kabin karena dia menggunakan headphone.

Ia kemudian ditegur oleh pramugari karena tidak menaruh laptopnya dengan tepat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved