Cerita Traveler

Museum Angkut, Tempat Wisata di Batu untuk Kabur Sejenak dari Cuaca Panas

Museum Angkut menjadi salah satu tempat wisata di Batu yang indoor dan asyik buat liburan akhir pekan.

Museum Angkut, Tempat Wisata di Batu untuk Kabur Sejenak dari Cuaca Panas
Traveler/Brigida Emi Lilia
Museum Angkut, salah satu tempat wisata di Batu buat liburan akhir pekan. 

Nama penulis: Brigida Emi Lilia

Instagram: @brigitsemilianav

TRIBUNTRAVEL.COM - Cuaca Indonesia akhir-akhir ini begitu panas, sehingga membuat orang-orang malas keluar rumah.

Di saat liburan akhir pekan dan butuh waktu rekreasi kadang menjadi dilema ketika ingin keluar rumah.

Saat cuaca panas seperti sekarang, berwisata ke tempat wisata dengan konsep di dalam ruangan merupakan pilihan yang tepat.

Selain bisa tetap menikmati suasana libur, kita pun tidak perlu takut kepanasan.

Salah satu tempat yang cocok untuk dijadikan pilihan adalah Museum Angkut di Batu, Jawa Timur.

Foto-foto di Museum Angkut
Foto-foto di Museum Angkut (Traveler/Brigida Emi Lilia)

Berlokasi di Kota Batu yang berhawa sejuk, dengan luas sekitar 3,8 hektar, Museum Angkut menawarkan wisata kekinian dengan berbagai koleksi kendaraan.

Koleksi kendaraan Museum Angkut yang beraneka jenis itu ditempatkan dalam ruangan besar tertutup.

Sehingga pengunjungi bisa mengamati koleksi di Museum Angkut tersebut baik saat hujan maupun panas.

Liburan ke Museum Angkut
Liburan ke Museum Angkut (Traveler/Brigida Emi Lilia)

Untuk menikmati Museum Angkut, pengunjung dikenakan biaya Rp 100.000 per orang.

Jika membawa kamera dikenakan biaya lagi, kecuali kamera ponsel yang bebas dibawa masuk.

Jam buka Museum Angkut mulai jam 10.00 pagi hingga jam 20.00 malam.

Museum Angkut menawarkan berbagai spot foto instagramable
Museum Angkut menawarkan berbagai spot foto instagramable (Traveler/Brigida Emi Lilia)

Museum Angkut terdiri dari beberapa zona, yang pertama adalah Zona Hall Utama berupa ruangan besar berisi berbagai kendaraan.

Ada sepeda, motor, mobil dengan model klasik juga helikopter dan pesawat.

Dari sini pengunjung mulai banyak mengambil gambar dengan latar belakang berbagai kendaraan klasik yang cantik.

Di satu sisi bangunan terdapat tangga yang akan membawa pengunjung ke koleksi lain di Zona Edukasi.

Salah satu zona di Museum Angkut
Salah satu zona di Museum Angkut (Traveler/Brigida Emi Lilia)

Keluar dari gedung, pengunjung akan dibawa ke suasana Pecinan lengkap dengan toko-toko, lampion dan gerobak penjual makanan.

Kemudian pengunjung memasuki Zona Sunda Kelapa dan Batavia pada zaman dulu dengan kendaraan tradisional saat itu.

Perjalanan dilanjutkan kembali memasuki gedung lain yang juga berisi mobil-mobil antik berbagai merk.

Puas berfoto di Museum Angkut
Puas berfoto di Museum Angkut (Traveler/Brigida Emi Lilia)

Sepanjang perjalanan tak henti-hentinya kamera mengabadikan gambar karena semua koleksi yang ada di sini memang menarik.

Selain mobil juga terdapat ban dalam ukuran besar dan sangat besar. Wah.

Di bagian luar gedung, pengunjung akan dibawa ke suasana gangster dunia dalam Zona Gangster Town dan Broadway Street.

Di sini terdapat rongsokan mobil, pom bensin, penjara dan bank layaknya kota besar dunia.

Pada jam-jam tertentu terdapat penampilan tarian yang interaktif.

Pengunjung akan diajak untuk menari bersama para pengisi acara.

Tonton juga:

Zona berikutnya adalah Zona Eropa yang terdiri dari miniature negara-negara Eropa seperti Italia, Prancis, Jerman dan Inggris.

Bangunan dan angkutannya sungguh cantik dan menarik, berpadu menciptakan suasana bagai sedang berada di Eropa, dilengkapi dengan kafe-kafe cantik, toko-toko, Menara Eiffel dalam ukuran kecil serta Tembok Berlin.

Bangunan besar bernuansa putih yang merupakan tiruan Istana Buckingham menjadi penanda bahwa pengunjung memasuki Zona Istana Buckingham.

Kereta kuda yang ada di depan bangunan Istana Buckingham banyak dijadikan tempat berfoto.

Di dalam gedung sendiri terdapat banyak koleksi mobil buatan Inggris seperti Mini Cooper, Rolls Royce, Austin, dll.

Zona Las Vegas adalah zona berikutnya, dilanjutkan dengan Zona Hollywood dengan mobil-mobil klasik dan bintang-bintang Hollywood yang terkenal seperti Marilyn Monroe dan Elvis Presley.

Zona berikutnya adalah Zona Pasar Apung, di mana di zona ini terdapat berbagai suvenir dan merchandise Museum Angkut serta oleh-oleh khas nusantara.

Mengakhiri perjalanan di Museum Angkut pengunjung akan memasuki stasiun kereta dan menaiki kereta yang seakan-akan tengah berjalan sehingga terasa goncangan ke kanan dan kiri.

Menyusuri Museum Angkut sungguh mengasyikkan dan tidak terasa jika menghabiskan waktu berjam-jam.

Serasa seperti di luar negeri
Serasa seperti di luar negeri (Traveler/Brigida Emi Lilia)

Suasana berbeda di Museum Angkut menjadikannya tempat berburu foto yang keren.

Waktu yang pas untuk berkunjung ke Museum Angkut adalah sore hingga malam hari.

Saat malam tiba dan lampu-lampu mulai dinyalakan, maka suasana benar-benar hidup.

Penasaran? Yuk ke Museum Angkut!

7 Hotel Murah di Batu Malang, Lokasi Strategis Dekat Museum Angkut

Tambahkan Koleksi, Museum Angkut Batu Datangkan Mobil Chevrolet yang Mirip Mobil Dominic Toretto

Selain Jatim Park dan Museum Angkut, Eco Green Park Jadi Destinasi Wajib Kunjung di Kota Batu

6 Destinasi Wisata di Kota Batu yang Wajib Dikunjungi, Mulai Museum Angkut hingga Omah Kayu

Liburan Akhir Pekan, Ini 10 Tempat Wisata di Batu

Daftar 6 Hotel Murah di Batu Malang untuk Liburan Akhir Pekan

Ayo kirim dan berbagi cerita liburan kamu untuk diterbitkan di laman TribunTravel.com. Simak cara mudahnya di sini.

Ikuti kami di
Editor: Kurnia Yustiana
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved