Liburan ke Selandia Baru

Liburan ke Selandia Baru, Ini 5 Cara Berlibur Ramah Lingkungan

Selandia Baru terkenal sebagai destinasi dengan keindahan alam. Berikut adalah lima cara untuk berlibur ramah lingkungan di Selandia Baru

Liburan ke Selandia Baru, Ini 5 Cara Berlibur Ramah Lingkungan
Silver Fern Holidays
Ilustrasi tempat wisata ramah anak di Selandia Baru. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Selandia Baru terkenal sebagai destinasi dengan keindahan alam yang masih terjaga dan asli.

Untuk menikmati pemandangan alam ini ada berbagai cara untuk menikmati dengan cara ramah lingkungan.

"Sebagai sebuah tujuan wisata yang terkenal dengan bentang dan keajaiban alam yang indah, New Zealand secara khusus berusaha untuk melindungi, memulihkan, serta meningkatkan lingkungan alam dan keanekaragaman hayati yang dimilikinya," dalam siaran pers yang diterima KompasTravel, Senin (22/4/2019).

Selain itu, New Zealand juga mendorong para pengunjung untuk meminimalkan tourism footprints mereka dengan menyediakan pilihan akomodasi, makanan, dan aktivitas yang ramah lingkungan.

Tonton juga:

Campervan dan 4 Cara Menikmati Liburan ke Selandia Baru

Tips Menyewa Campervan di Selandia Baru ala Ayudia Bing Slamet dan Ditto Percussion

Berikut adalah lima cara untuk berlibur ramah lingkungan di Selandia Baru:

1. Ikut serta dalam 'Janji Tiaki'

Janji Tiaki adalah sebuah inisiatif yang diperkenalkan oleh industri pariwisata Selandia Baru, secara aktif mendorong semua wisatawan untuk menikmati Selandia Baru dengan cara-cara yang dapat melindungi alam, menghormati semua budaya, dan melestarikan negara tersebut untuk generasi masa depan.

Wisatawan di Selandia Baru akan mendapat informasi tentang perilaku yang diharapkan sebelum mereka tiba dan ketika bepergian ke seluruh penjuru negeri, mulai dari membuang sampah pada tempatnya, mengemudi dengan aman, dan menunjukkan perhatian dan kepedulian pada sesama.

Wisatawan juga dapat menunjukkan dukungan mereka di media sosial dengan menggunakan tagar #tiakipromise.

Janji Tiaki berasal dari tradisi Suku Maori yang percaya bahwa semua hal saling berhubungan, termasuk manusia dan bumi. Konsep ini menjadi budaya bangsa Selandia Baru yang disebut Kaitiakitanga.

5 Alasan Sewa Campervan Lebih Seru saat Liburan ke Selandia Baru

7 Fakta Unik Selandia Baru, Negara Pertama yang Melihat Sunrise hingga Perairan Terjernih di Dunia

2. Menginap di Akomodasi Ramah Lingkungan

Berlokasi dekat kaki pegunungan Richardson dan gunung Humboldt, Camp Glenorchy adalah sebuah akomodasi yang menggunakan energi ramah lingkungan (Net Zero) pertama di Selandia Baru yang dibangun dengan standar keberlanjutan kelas dunia.

Akomodasi bangunan ramah energi ini juga memiliki sistem pencahayaan efektf, toilet kompos, dan dilengkapi dengan taman surya di seluruh deretan kabin, penginapan sederhana, dan lokasi campervan nya.

Untuk pilihan yang lebih mewah namun tetap ramah lingkungan, Anda dapat menginap di Manawa Ridge Luxury Eco Retreat.

Dibangun dari balok daur ulang, batu bata lumpur, dan dinding jerami, Anda bisa menikmati akomodasi bernuansa artistik dan mewah.

Berlokasi di puncak bukit area Coromandel, para pengunjung juga bisa menikmati pemandangan 360 derajat ke arah Pantai Waihi, Samudra Pasifik, dan Pantai Coromandel langsung dari setiap kamar.

Liburan Bareng di Selandia Baru, Yuk Intip Foto-foto Menggemaskan Sekala dan Bjorka

8 Fakta Unik Selandia Baru, Negara yang Lebih Banyak Dihuni Binatang daripada Manusia

3. Mengikuti Petualangan Ramah Lingkungan

Bermain flying fox melintasi pepohonan dan terhubung kembali dengan alam dengan mengikuti tur Kanopi Rotorua yang pernah mendapatkan penghargaan.

Di sini, wisatawan dapat belajar tentang ekosistem hutan Selandia Baru, satwa liar asli, dan hal-hal apa saja yang sudah dilakukan untuk menjauhkan alam dari berbagai macam ancaman.

Wisatawan juga dapat merasakan berada di ketinggian 40 meter di atas kanopi hutan yang belum terjamah.

Setelah melayang tinggi di udara, wisatawan bisa pergi ke bawah tanah ke dalam gua-gua di Waitomo di mana terdapat spesies asli cacing pijar, yaitu larva karnivora kecil yang menarik mangsanya dengan cara mengeluarkan sinar.

Gua-gua tersebut memiliki aliran air yang mengalir di bagian bawah, sehingga wisatawan bisa menaiki rakit menyusuri aliran gua atau berjalan di sepanjang trotoar yang tersedia.

4. Wisata Kuliner Makanan Organik

Kunjungi organic sustainable lifestyle block di daerah Waikato yang subur untuk bisa menikmati hasil produksi mereka yang terdiri dari berbagai macam buah, sayur, dan daging hewan organik.

Semua produksi mereka didapat dengan cara yang ramah lingkungan.

Terdapat kebun besar dengan lebih dari 260 varietas buah-buahan, kacang-kacangan dan buah beri, kebun sayur besar, ayam, bebek, burung puyuh, ayam guinea, sapi untuk susu dan daging, dan domba.

Wisatawan juga bisa menikmati tren baru makan dan tinggal di akomodasi yang memiliki spesialisasi dalam menghasilkan makanan ramah lingkungan.

Terletak di lokasi seluas tiga hektar di lereng bukit alpine, Queenstown yang menghadap ke arah Danau Wakatipu dan sekitarnya, tim kuliner Sherwood mengkhususkan diri dalam menyediakan makanan segar sesuai musim yang dipanen dari kebun dapur, kebun, dan sekitarnya.

Mereka juga bekerja sama dengan pertani lokal dan petani mandiri untuk menghadirkan produk berkelanjutan terbaik yang dihasilkan di wilayah mereka.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Cara Liburan Ramah Lingkungan di Selandia Baru"

Ikuti kami di
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved