Awan Heksagonal Diduga jadi Penyebab Hilangnya Pesawat dan Kapal di Segitiga Bermuda

Sejumlah ilmuwan meyakini, penyebab Segitiga Bermuda begitu mematikan karena adanya awan heksagonal (segienam).

Awan Heksagonal Diduga jadi Penyebab Hilangnya Pesawat dan Kapal di Segitiga Bermuda
Mirror
Awan heksagonal yang ada di atas Segitiga Bermuda. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Wilayah laut seluas 500 ribu Km persegi yang membentang di Samudera Atlantik Utara atau dikenal dengan sebutan Segitiga Bermuda, begitu dihindari oleh kapal dan pesawat.

Setidaknya 75 pesawat dilaporkan hilang dan ratusan kapal lenyap di lokasi tersebut.

Sejumlah ilmuwan meyakini, penyebab Segitiga Bermuda begitu mematikan karena adanya awan heksagonal (segienam).

Awan itu dapat menciptakan bom udara dengan kecepatan 170mph (miles per hour).

Dengan adanya ledakan tersebut, kapal dan pesawat yang berjalan di atasnya bisa tenggelam ke laut.

Para peneliti mencatat, awan itu muncul di ujung barat Pulau Bermuda.

"Tidak biasanya melihat ujung-ujung awan yang lurus. Kebanyakan, distribusi awan acak," kata Dr Steve Miller, satelit meteorologist di Colorado State University, seperti dikutip dari Mirror, Jumat (21/10/2016).

Saat diukur menggunakan satelit radar, ternyata angin permukaan laut di bawah awan heksagonal mencapai 170mph.

Dengan kekuatan angin sebesar itu, maka akan menghasilkan gelombang lebih dari 13,7 meter atau disebut bom udara.

Dilansir TribunTravel.com dari Tribun Jogja, hal ini dapat meruntuhkan apa saja yang lewat di atasnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved