Breaking News:

Liburan ke Jepang

Cara Membuat Visa Jepang dan Alasan Lebih Baik Pakai Paspor Elektronik Ketika Liburan ke Jepang

Bagi traveler yang ingin liburan ke Jepang bisa menggunakan paspor elektronik. Simak juga cara membuat visa Jepang dengan cepat dan mudah

Backyard Travel
Visa Jepang 

TRIBUNTRAVEL.COM - Bagi traveler yang ingin liburan ke Jepang bisa menggunakan paspor elektronik.

Liburan ke Jepang sudah 'bebas visa' untuk pemegang paspor elektronik.

Pada dasarnya visa adalah tanda bukti 'boleh berkunjung' yang diberikan pada penduduk suatu negara jika memasuki wilayah negara lain.

“Sebenarnya bukan bebas visa, tapi bisa mengajukan visa wavier untuk bukti kunjungan bebas visa,” ujar Saefudin Zuhri selaku Divisi Dokumen HIS Travel saat diwawancarai KompasTravel, Kamis (5/9/2019).

Visa waiver ini adalah semacam bukti bahwa kita telah melapor ke Kedutaan Besar Jepang kalau akan mengunjungi negaranya.

Kamu bisa lebih leluasa untuk keluar masuk Jepang dengan adanya visa ini.

“Visa Waiver berlaku selama tiga tahun dengan masa tinggal di Jepang maksimal 15 hari,” ujar Saefudin Zuhri yang akrab dipanggil Udin.
Untuk pengajuan visa ini, kamu harus mengikuti beberapa regulasi yang berlaku.

Dilansir dari halaman resmi kedutaan Jepang di Indonesia emb-japan.go.jp, visa ini dikhususkan untuk kamu dengan agenda kunjungan singkat (wisata, bisnis, kunjungan keluarga, kunjungan teman, atau kunjungan singkat lainnya), waktu yang diberi oleh pemerintah maksimal 15 hari kunjungan dengan masa berlaku tiga tahun.
Pembuatan visa ini memakan waktu dua hari kerja (hasil proses diserahkan hari berikutnya) atau 5 hari kerja di Japan Visa Application Centre (JVAC).

Untuk mengurus visa waiver ke Jepang, kamu harus mengikuti beberapa tata cara pengajuan :

1. Pemohon atau perwakilan pemohon membawa paspor elektronik dan formulir aplikasi ke Kantor Kedutaan Besar Jepang/Konsulat Jenderal/Kantor Konsulat di Indonesia untuk diregistrasi.

2. Kedutaan/Konsulat Jenderal/Kantor Konsulat akan menerima berkas permohonan, melakukan proses registrasi, menempelkan stiker bebas VISA, dan menyerahkannya pada pemohon kembali.

3. Yang bersangkutan dapat melakukan perjalanan ke Jepang untuk durasi tinggal maksimal 15 hari, berkali-kali hingga masa berlaku stiker tersebut habis tanpa perlu melakukan registrasi lagi di tiap kali perjalanan.

4. Bagi pemohon bebas visa yang tidak dikabulkan permohonannya, harus melakukan permohonan visa seperti biasa.
Selain itu, ada beberapa hal yang harus dipatuhi oleh para pemegang visa waiver, antara lain:

1. WNI pemegang paspor selain paspor elektronik tetap memerlukan visa untuk masuk ke Jepang.

Bebas visa hanya berlaku untuk kunjungan maksimal 15 hari, dan bila berencana untuk tinggal lebih dari 15 hari, atau bertujuan bekerja di Jepang, wajib mengajukan permohonan visa dengan mengikuti peraturan yang berlaku.

2. Bila ada penggantian paspor atau perubahan nama di paspor, wajib melakukan registrasi kembali dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.

3. Harap memperhatikan masa berlaku registrasi bebas visa, yaitu 3 (tiga) tahun atau hingga batas akhir berlaku paspor (bila masa berlaku paspor kurang dari 3 tahun).

4. Bagi pemilik paspor elektronik yang tidak dapat menyertakan paspor lamanya, wajib melampirkan surat dari lembaga berwenang yang dapat menerangkan alasannya pada saat kamu mengajukan registrasi di Kedubes Jepang/ Konjen Jepang/ Kantor Konsulat Jepang/ JVAC.

5. Jika setelah registrasi bebas visa Jepang kamu membuat paspor elektronik baru sebelum habis masa berlaku paspor lama, kamu dapat mengajukan registrasi bebas visa dengan membawa paspor elektronik lama dan paspor elektronik baru.

6. WNI pemegang paspor elektronik yang masuk ke Negara Jepang tanpa melakukan registrasi bebas visa sebelumnya, akan dicekal di Bandara Jepang.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved