Mengenal 295 Sesar Aktif yang Bisa Picu Gempa di Indonesia

Selain ancaman gempa besar yang diakibatkan oleh lempeng Megathrust, masyarakat juga perlu mewaspadai sumber gempa sesar aktif.

Mengenal 295 Sesar Aktif yang Bisa Picu Gempa di Indonesia
YouTube/Motion Loop
Ilustrasi seismograf, pendeteksi gempa bumi 

TRIBUNTRAVEL.COM - Wilayah Indonesia yang terletak di antara Ring of Fire membuatnya rentan terhadap bencana terutama gempa bumi.

Selain ancaman gempa besar yang diakibatkan oleh lempeng Megathrust, masyarakat juga perlu mewaspadai sumber gempa sesar aktif.

Pasalnya sesar aktif bersumber di daratan dan berdekatan dengan kawasan tempat tinggal masyarakat.

"Ditinjau dari frekuensi kejadian gempa merusak, maka sesar aktif lebih sering terjadi dan menimbulkan kerusakan serta korban jiwa dibandingkan megathrust yang sebenarnya lebih jarang terjadi," ucap Kepala Bidang Mitigasi GempaBumi dan Tsunami BMKG, Daryono kepada Kompas.com, Jumat (16/8/2019).

Menurut Daryono, dalam buku Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN) 2017, disebutkan bahwa sumber gempa dari segmen megathrust hanya berjumlah 16 segmen.

Sementara jumlah segmen sesar aktif yang dimiliki Indonesia lebih dari 295 sesar aktif.

Gempa Besar

Sebagai contoh, gempa dahsyat yang berpusat di darat seperti gempa Yogyakarta 2006, gempa Pidie Jaya 2016, gempa Lombok dan Palu 2018 terbukti telah menimbulkan kerusakan yang hebat.

"Gempa tersebut menelan banyak korban jiwa dan menimbulkan kerugian sangat besar.

Karena pusatnya berada di daratan dekat pemukiman masyarakat," kata dia.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved