7 Tempat Wisata Gratis di Yogyakarta dan Sekitarnya

Ini tempat rekomended untuk wisatawan yang low badget, namun ingin berkunjung ke sejumlah objek wisata di Yogyakarta dan sekitarnya.

7 Tempat Wisata Gratis di Yogyakarta dan Sekitarnya
jogjatourwisata.id
7 Tempat WIsata Gratis di Yogyakarta Dengan Panorama Alam Mempesona 

TRIBUNTRAVEL.COM - Yogyakarta memang surga wisata dan kuliner yang memikat hati para wisatawannya.

Saat akhir pekan atau musim libur, Jogja biasanya orang berlomba-lomba untuk mengunjung sederet objek wisata yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya. 

Berbagai sudut di Jogja akan dipadati oleh pengunjung, seperti wisata pantai hingga pegunungan.

Namun, tak banyak orang yang mengetahui lokasi wisata yang meroggoh kocek banyak ataupun dikit.

Terkadang ada wisatawan yang ingin berkunjung ke lokasi hits namun minim badget. 

Nah, ini tempat rekomended untuk wisatawan yang low badget, namun ingin berkunjung ke sejumlah objek wisata di Yogyakarta dan sekitarnya.

1. Tugu Pal Putih

Tugu Pal Putih
Tugu Pal Putih (instagram.com/mygofar)

Tugu Pal Putih atau Tugu Golong Giling ini tak asing di telinga.

Sejarah tugu yang dibangun pada tahun 1755 oeh Sri Sultan Hamengku Buwono I ini menjadi simbolis dan menandakan garis batas antara gunung merapi, Keraton Yogyakarta dan Pantai Selatan. 

Ikon Yogyakarta ini konon katanya jika pengunjung dapat mengabadikan momen di Tugu tersebut maka mereka yang berfoto dapat kembali lagi ke Yogya. 

Lokasi yang tak jauh dari wisata kuliner ini dipenuhi pengunjung ketika menjeang malam.

Biasanya pengunjung mengabadikan momen di tengah Tugu sembari menunggu jalanan terlihat sepi.

Agar mendapatkan latar belakang Tugu yang berlatar belakang lampu dan bangunan bersejarah.

2. Tebing Bereksi

Tebing Bereksi
Tebing Bereksi (instagram.com/explorejogja)

Lokasi ini awalnya adalah lokasi tambang. Biasanya hanya ahli geologi yang berkunjung ke daerah tersebut. 

Namun, sejak tahun 2014, kegiatan penambangan di tempat ini ditutup oleh pemerintah. 

Penutupan ini berdasarkan hasil kajian yang menyatakan bahwa batuan yang ada di lokasi penambangan ini merupakan batuan yang berasal dari aktivitas vulkanis Gunung Api Purba Nglanggeran.

Sekitar 2015, Tebing Breksi ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai tempat wisata baru di Jogja.

Objek ini kini menjadi jujukan wisatawan khususnya bagi orang-orang yang suka dengan petualangan. Jika anda berkunjung kesini cukup dikenakan tarif parkir saja.

Jam buka setiap harinya pukul 06.00-21.00 WIB.

Pengunjung akan disajikan pemandangan wilayah Yogyakarta dan sekitaranya.

Tak hanya di merapi, pengunjung dapat mencoba untuk sewa jeep kecil untuk berkeliling disekitar tebing.

3. Gereja Tua Sayidan

Gereja Tua Sayidan
Gereja Tua Sayidan (instagram.com/anggitpramestaa)

Bangunan gereja kuno yang menyerupai bangunan Eropa tersebut terletak di daerah Gondomanan.

Bangunan tua ini terkenal dengan nama Gereja Gotik. Cukup menyita perhatian dikalangan pemburu foto karena mencoloknya menara yang tinggi terlihat dari jalan Prawirodirjan, Gondomanan, Kota yogyakarta.

Gereja tersebut bukanlah tempat ibadah, melainkan rumah hunian.

Lokasi ini sebeumnya sempat viral di tahun 2017.

Akses tempat ini memang terdapat di kota, sehingga membuat bangunan ini dapat dijadikan pilihan pengunjung yang hendak berlibur ke daerah Istimewa tersebut. 

4. Candi Abang

candi abang4
candi abang4 (Tribun Jogja/ Hamim Thohari)

Sekitar 48 menit dari kota Yogyakarta, Candi Abang tersebut terletak di Jogotirto, Kecamatan Berebah, Kabupaten Sleman. Panorama di sini tampak seperti perbukitan teletubbies.

Candi tersebut sebenarnya hanyalah gundukan tanah di atas bukit. 

Ketika musim hujan, candi abang ini akan berubah menjadi hijau, sedangkan saat musim kemarau candi tersebut akan berwarna merah, lantaran gersang.

Dulunya candi Abang tersebut dianggap sebagai tempat yang suci, karena letaknya lebih tinggi. Candi Abang merupakan Piramida Pelindung Warga, sebab di lokasi ini ditemukan yoni.

Dimana Yoni sebagai tanda peninggalan agama Hindu. 

Hingga sekarang masyarakat setempat mempercayai mitos, karena candi tersebut dijaga oleh seorang tokoh yang disegani masyarakat.

Ia adalah sosok Kyai Jagal dengan ciri tubuh besar dan berambut putih panjang. Jam buka 07.00 - 18.00 WIB.

Disini pengunjung hanya memerlukan biaya parkir sekitar RP 5000/kendaraan roda empat dan Rp 2000 untuk kendaran bermotor.

TONTON JUGA :

Bakso Boedjangan Semarang Tambah Varian Rasa Kuah dengan Padukan Rasa Seafood dan Bakso

9 Aktivitas Wisata Seru yang Bisa Dilakukan saat Liburan di Osaka, Jepang

9 Monumen Ini Dibangun untuk Kenang Perjuangan Bangsa Indonesia

6 Restoran Dekat Bandara Internasional Hong Kong yang Suguhkan Menu Lezat

5. Spot Riyadi

Jika anda pemburu matahari terbit terbenamnya matahari, destinasi wisata baru, Puncak Spot Riyadi bisa menjadi satu di antara alternatif untuk menghabiskan waktu sore anda.
Jika anda pemburu matahari terbit terbenamnya matahari, destinasi wisata baru, Puncak Spot Riyadi bisa menjadi satu di antara alternatif untuk menghabiskan waktu sore anda. (TRIBUNJOGJA.COM / Noristera Pawetri)
 

Tak kalah dari tempat-tempat wisatalainnya.

Sebab tempat ini dapat dijadikan lokasi untuk menikmati sunset ataupun kembang api saat acara tahun baru. 

Spot Riyadi yang beada di Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.

Untuk menuju kelokasi tersebut memakan waktu kurang lebih 45 menit dari pusat kota.

Menenggok Prambanan dari Spot Riyadi
Menenggok Prambanan dari Spot Riyadi (trevel.kompas.com)

Panorama kota yang memanjakan mata, terlihat seperti bintang-bintang kecil yang berada di bawah.

Jika pengunjung beruntung, biasanya disini tampak keindahan Gunung Merapi yang begitu mempesona. 

Jam buka mulai pukul 05.00-23.00 WIB.

Pengunjung tidak dikenakan biaya masuk, namun tetap harus membayar biaya parkir sekitar Rp 2000/kendaraan bermotor dan Rp 5000/kendaraan roda empat.

6. Kalibiru

Gardu Pandang Kalibiru
Gardu Pandang Kalibiru (datawisata.com)

Obyek wisata yang hits sejak tahun 2014. Kaliburu sempat menjadi tranding topik karena keindahan panorama saat diabadikan di setiap lensa.

Mempunyai gardu pandang yang diberi nama pohon pinus.

Pengunjung dapat melihat keindahan alam daerah Kuon Progo melalui gardu tersebut.

Tak hanya gardu pandang yang ada dilokasi ini.

Flying fox juga menjadi pavorit pengunjung ketika berada di wisata tersebut. 

Lokasi wisata Kaliburu berada di Kecamatan Kokap.

Untuk masuk ke obyek wisara ini, pengunjung tak peru merogoh kocek dalam.

Hanya cukup mengeluarkan sekitar Rp3000,- saja sudah dapat memasuki wilayah tersebut.

Untuk menaiki obyek seperti gardu pandang dan bermain flying fox pengunjung memerlukan biaya tambahan.

7. Embung Banjaroya Kalibawang

Embung Banjaroya Kalibawang
Embung Banjaroya Kalibawang (eksotisjogja.com)

Disini pengunjung akan dimanjakan dengan panorama sunsetnya jika berkunjung di sore hari.

Embung Banjaroya Kalibawang terletak di Jl. Kalibawang-Sendang Sono, Desa Banjaroyo, Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo. 

Pengunjung sangat disarankan ketika hendak mengunjungi tempat ini, Anda harus memilih cuaca yang cerah.

Agar dapat melihat Gunung merapi dan Merbabu secara dekat dari waduk tersebut.

Apabila memilih waktu di sore hari, Embung ini akan berubah menjadi oranye ke jingga lantaran terkena pantulan matahari yang akan tidur. 

Untuk jam operasional Embung ini selalu buka dalam 24 jam.

Pengunjung tidak dikenakan biaya masuk hanya saja dikenakan biaya tambahan seperti parkir kendaraan pribadi seperti Mobi Rp 5000 dan Motor Rp 2000. 

Nah, seperti ituah tempat rekomendasi wisata yang tak memerlukan biaya yang besar di Jogja.

Pemandangannya pun tak kalah menarik perhatian mata. Mari agendakan liburan akhir pekan ini bersama orang terpenting dalam hidup ini. 

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul 7 Tempat WIsata Gratis di Yogyakarta Dengan Panorama Alam Mempesona

Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved