Gunung Ciremai Kebakaran, Ada 16 Titik Api di Puncak

Menurut informasi citra satelit Lembaga Penerbangan Dan Antariksa Nasional (Lapan) terpantau 16 titik api di area puncak Gunung Ciremai

Gunung Ciremai Kebakaran, Ada 16 Titik Api di Puncak
Instagram.com/ @gunung_ciremai
Ilustrasi terjadi kebakaran di Gunung Ciremai 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sejak Rabu (7/9) hingga saat ini Taman Nasional Gunung Ceremai mengalami kebakaran.

Dilansir dari TribunTravel dari akun Instagram @gunung_ciremai, Menurut informasi citra satelit Lembaga Penerbangan Dan Antariksa Nasional (Lapan) hingga pukul delapan pagi terpantau 16 titik api di area puncak Gunung Ciremai.

16 titik api di area puncak tersebut meliputi 10 titik api dengan 100 persen tingkat kepercayaan dan 6 titik api yang mempunyai 55 hingga 99 tingkat kepercayaan.

Diketahui bahwa titik api tersebut membentang dari area puncak barat hingga puncak timur.

6 Tempat Wisata Dekat Gunung Ciremai untuk Habiskan Liburan Akhir Pekan

Kebakaran, 4 Jalur Pendakian Gunung Ciremai Ditutup

Hal ini berarti kurang lebih sudah setengah lingkaran lereng puncak gunung Ciremai terbakar pada ketinggian 2.100 hingga 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Ujung api paling timur hanya berjarak datar sekitar 500 meter dari jalur pendakian Linggasana, Kuningan.

Sedangkan ujung api paling barat berada di sekitar Cilongkrang, Majalengka.

Diwartakan oleh Badan Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) jumlah titik api ini bertambah dari kemarin (8/8) yang hanya sembilan titik api.

Dini hari tadi, satu unit helikopter pengebom air terbang dari Jakarta menuju Bandara Cakrabuana, Penggung, Cirebon, Jawa Barat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan, Agus Mauludin memberikan konfirmasi helikopter tersebut melakukan uji terbang pukul tujuh.

Setelah itu mengecek lokasi sumber air Waduk Darma, Kuningan.

"Helikopter ini punya kapasitas 1000 liter angkut air. Volume angkutnya memang hanya seperempat dari helikopter yang digunakan pada tahun lalu", ungkap Agus Mauludin di base camp pendakian Palutungan, Desa Cisantana, Cigugur, Kuningan.

Puncak Gunung Ciremai Terbakar, Seluruh Jalur Pendakian Ditutup

Ilustrasi terjadi kebakaran di Gunung Ciremai
Ilustrasi terjadi kebakaran di Gunung Ciremai (Instagram.com/ @gunung_ciremai)

Menurut Kepala BPBD Kuningan, akan ada satu helikopter lagi dari Jakarta untuk pemadaman api gunung Ciremai wilayah Majalengka.

Sedangkan untuk sumber air yang akan dibawa oleh helikopter ini akan diambil dari Situ Sangiang.

Sementara itu, tim gabungan masih berjuang memadamkan api dengan peralatan tangan.

Informasi dari lapangan melalui Handy Talky (HT) diperoleh berita tim Bagong Bantaragung dan Cidewata, Majalengka berhasil memutus bentang api ujung barat area puncak Ciremai.

Dalam kebakaran itu, BPBD pun menginformasikan belum semua pendaki berhasil turun.

TribunTravel melansir dari kompas.com, berikut fakta kebakaran di kawasan puncak Gunung Ciremai:

1. Empat jalur pendakian ditutup

Endun Abdullah, Ketua Pengelola Pendakian Gunung Ciremai Jalur Palutungan, menyampaikan informasi penutupan jalur dan proses evakuasi pendaki, Kamis (8/8/2019)

Endun Abdullah, Ketua Pengelola Pendakian Gunung Ciremai Jalur Palutungan, menyampaikan informasi penutupan jalur dan proses evakuasi pendaki, Kamis (8/8/2019)(MUHAMAD SYAHRI ROMDHON)

Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC) Kabupaten Kuningan Jawa Barat melakukan penutupan seluruh jalur pendakian.

Penutupan dilakukan menyusul terjadinya kebakaran di Blok Walet Kawasan Puncak Gunung Ciremai, Rabu (7/8/2019).

"Seluruh jalur pendakian yang berada di Gunung Ciremai ditutup semua. Totalnya semuanya empat jalur. Jalur Apuy di Kabupaten Majalengka, Jalur Palutungan, Jalur Linggarjati, dan Jalur Linggasana di Kabupaten Kuningan," kata Endun Abdullah, Ketua Pengelola Pendakian Gunung Ciremai, Kamis (8/8/2019) siang.

Penutupan dilakukan karena sangat membahayakan para pendaki. Selain itu, keputusan ini dilakukan untuk mempermudah proses penanganan para petugas.

"Penutupan dilakukan hingga waktu yang belum ditentukan," tambah Endun di Pos Palutungan.

2. Kebakaran meluas hingga 300 hektar

Berdasarkan laporan dari tim yang ada di lokasi, sudah sekitar 300 hektar luas area hutan yang terbakar.

“Hingga Kamis siang ini, sudah mencapai kurang lebih 300 hektar-an. Lahan yang terbakar lebih kepada pohon-pohon hutan, edelweiss juga. Kan icon Ciremai ini edelweiss, mudah-mudahan ini segera teratasi,” kata Agus di lokasi Pos Pendakian Palutungan.

Angin yang kencang serta bahan-bahan material hutan yang mudah terbakar, kata Agus, menjadi faktor utama api menyebar dari satu titik ke titik lain.

Selain itu, para petugas juga sangat kesulitan melakukan pemadaman karena kondisi medan yang cukup jauh dan sangat terjal.

3. Belum semua pendaki berhasil turun

Kebakaran hutan Gunung Ciremai masih berlangsung. Hingga Kamis (8/8/2019) pukul 14.38 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan menginformasikan belum semua pendaki berhasil turun ke wilayah aman.

"Lima pendaki di Jalur Linggajati sedang dalam proses turun sampai Kuburan Kuda," kata Plh. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/8/2019).

Dikatakan, pendakian Gunung Ciremai memiliki beberapa jalur, seperti Jalur Apuy, Palutungan, Linggajati dan Linggasana.

4. Baru 69 pendaki berhasil dievakuasi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah mengkonfirmasi bahwa tidak ada pendaki pada tiga jalur lain tadi.

Adapun total pendaki yang berhasil dievakuasi berjumlah 69 pendaki.

"Otoritas taman nasional setempat mengeluarkan pengumuman tentang penutupan jalur pendakian," jelas Agus.

5. Libatkan 219 personel

Operasi pemadaman kebakaran ini melibatkan 219 personel dari BPBD Kabupaten Majalengka, BPBD Kabupaten Kuningan, TNI, Polri, personel Taman Nasional Gunung Ciremai, MPGC Apuy, MPGC Sangiang, sukarelawan dan warga masyarakat.

"Pagi tadi, pukul 07.00 WIB, api masih menyala dan menyebar ke arah utara. Unsur gabungan mendaki untuk melakukan upaya pemadaman dan pengiriman logistik," jelasnya.

Jalur pemadaman sendiri dilakukan di 4 jalur yaitu Jalur Apuy (pos utama), Jalur Sadarehe, Jalur Cikaracak dan Jalur Bantaragung.

BPBD setempat melaporkan bahwa pendaki jalur Apuy sebanyak 33 orang telah dievakuasi pada pukul 01.25 WIB, demikian juga 31 pendaki di jalur Palutungan.

Jokowi Tetap Kenakan Pakaian Adat Bali Sampai Kuala Lumpur, Malaysia

6 Tempat Wisata Dekat Gunung Ciremai untuk Habiskan Liburan Akhir Pekan

Kebakaran, 4 Jalur Pendakian Gunung Ciremai Ditutup

5 Kuliner Lezat yang Tak Boleh Dilewatkan saat Liburan ke Dubai

5 Fakta Gunung Ciremai Kebakaran, Terjadi di Kawasan Puncak dan Jalur Pendakian Ditutup

(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved