Kekurangan Penduduk, 4 Kota Cantik di Dunia Ini 'Memohon' Orang-orang untuk Pindah ke Sana

4 kota indah ini memohon orang-orang pindah ke kotanya. Penduduk kota tersebut mengalami penurunan populasi akibat beberapa alasan

Kekurangan Penduduk, 4 Kota Cantik di Dunia Ini 'Memohon' Orang-orang untuk Pindah ke Sana
myrootsrundeep.info
Locana, satu kota yang memohon untuk pindah ke sana 

TRIBUNTRAVEL.COM - Beberapa kota di dunia menawarkan uang, rumah, dan fasilitas lain agar orang-orang pindah ke kota tersebut.

Kota-kota tersebut harus "memohon" orang-orang untuk tinggal di kotanya setelah populasi yang menyusut dan tenaga kerja yang menurun.

Kota-kota di dunia ini mengalami penurunan populasi karena berbagai alasan.

Nah, untuk menarik penduduk baru, pemerintah setempat menawarkan uang dalam jumlah besar hingga penawaran lainnya untuk menarik orang-orang pindah ke sana.

Selain uang, mereka juga menawarkan keindahan alam.

Inilah daftar tempat-tempat yang memohon orang-orang untuk pindah ke sana.

1. Arranmore

Arranmore
Arranmore (arainnmhor.com)

Arranmore atau dikenal sebagai Árainn Mhór di Irlandia sudah ada sejak zaman prasejarah.

Arranmore memiliki keindahan alam yang sangat menarik.

Namun, saat ini mereka sedang mengalami kriris.

Anak-anak muda di sana tidak ingin bekerja di industri terbesar pulau itu yaitu perikanan dan pertanian.

Akibatnya penduduk menyusut menjadi 469 penduduk.

Pemerintah setempat menawarkan penduduk Amerika dan Australia untuk pindah ke sana.

2. Locana

Locana terletak di jantung Taman Nasional Gran Paradiso atau sekitar 45 km dari Turin.
Locana terletak di jantung Taman Nasional Gran Paradiso atau sekitar 45 km dari Turin. (cascara.live)

Kota di Italia ini dikelilingi oleh pegunungan dan udara segar.

Berbagai kegiatan menarik seperti ski, pendakian dan bersepeda bisa dilakukan di Locana.

Giovanni Bruno Mattiet, walikota Locana, mengatakan kepada CNN pada Januari lalu, populasi Locana telah menyusut dari 7.000 penduduk pada awal 1900-an menjadi hampir 1.500 hari ini.

Menurut Mattiet, penurunan ini secara langsung disebabkan oleh orang-orang mencari pekerjaan di pabrik-pabrik besar Turin.

Sekolah lokal Locana terancam ditutup karena kekurangan murid.

Untuk menghentikan penurunan penduduk Locana, Mattiet menawarkan uang 10.000 dolar Amerika atau Rp 142 juta untuk orang yang pindah ke sana selama 3 tahun.

3. Sambuca

Sambuca
Sambuca (Her.ie)

Kota lain di Italia yang menawarkan pindah ke tempat mereka adalah Sambuca.

Sambuca yang berada di Sisilia berharap meningkatkan ekonomi mereka dengan menjual rumah merek seharga 1 dolar Amerika atau sekitar Rp 14 ribu.

Berdasarkan laporan Insider, orang-orang yang ingin pindah ke Sambuca harus menempati rumah dengan ukuran 40 meter persegi hingga 150 meter persegi.

Menurut laporan, rumah-rumah di Sambuca membutuhkan biaya renovasi tidak sedikit.

Giuseppe Cacioppo, Wakil Walikota Sambuca mengatakan banyak orang asing berbondong-bondong ke Sambuca dan kagum dengan keindahan alamnya.

Ia mengatakan setidaknya ada 10 rumah yang sudah dibeli.

4. Desa Monti Sciaga

Desa Monti Sciaga
Desa Monti Sciaga (ctvnews.ca)

Jika traveler bermimpi hidup di perbatasan Swiss-Italia bisa membeli rumah di Desa Monti Sciaga.

Desa Monti Sciaga menawarkan rumah dengan harga 1 dolar Amerikat atau Rp 14 ribu.

Tempat ini menawarkan pemandangan indah Danau Maggiore.

Penduduk baru diharapkan dapat merenovasi rumah-rumah yang ada di sana dengan persetujuan pemerintah setempat.

(TribunTravel/Arif Setyabudi)

Dianggap Berbahaya, Hidangan Favorit Khas Mesir Ini Tetap Dikonsumsi Penduduk Lokal

10 Alasan Mengunjungi Nepal, Negara yang Populer dengan Pegunungan Himalaya

5 Rekomendasi Tempat Beli Oleh-Oleh Murah di Arab Saudi untuk Jemaah Haji Indonesia

8 Tempat yang Jadi Latar Lagu Didi Kempot, Stasiun Balapan Hingga Pantai Klayar

7 Fakta Pohon Baobab Raksasa dari Afrika, Bisa Hidup Selama 1.000 Tahun

Panduan Liburan ke Nepal Bagi Pemula, Urus Visa hingga Tempat Wisata Populer

Tonton juga:

Ikuti kami di
Penulis: Arif Setyabudi Santoso
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved