TRIBUNTRAVEL.COM - Berlibur ke luar negeri akan lebih berkesan jika kamu tahu agenda bulanan di negara yang ingin dituju.
Tahukah kamu setiap negara punya perayaan tahuanan yang diadakan pada bulan-bulan tertentu.
Berikut adalah Kalender Festival Budaya Bulan Juli-Desember 2019, yang dilansir Tribun Travel siaran pers dari Booking.com:
1. Juli - Hari Kemerdekaan Amerika Serikat
Perayaan Hari Kemerdekaan di Amerika Serikat atau yang biasa disebut sebagai 4 Juli diperingati sebagai hari dimana 13 koloni Amerika mengadopsi Deklarasi Kemerdekaan dan berpisah dari Kerajaan Inggris Raya.
Perayaan 4 Juli diisi dengan latihan militer dan berbagai upacara, musik live, parade.
Selain itu festival ini juga menyajikan pesta kembang api sebagai penutup setelah konser gratis dari National Symphony Ochestra.
Tonton juga:
• Liburan ke Eropa Makin Mudah, Traveloka Hadirkan Asuransi Perjalanan untuk Visa Schengen
• Stadion Maracana, Lokasi Final Copa America 2019 yang Punya Tur Khusus untuk Penggemar Bola
• Dipindahkan dari Kursi Ekstra yang Ia Pesan, Penumpang Ini Alami Memar Akibat Kursi Sempit
• Rawan Alami Jet Lag, Benarkah Pramugari Berisiko Terkena Penyakit Berbahaya?
2. Agustus - Tidurnya Perawan Maria, Yunani

Dirayakan pada 15 Agustus, festival ini memperingati momen ketika Maria "tertidur" dan naik ke surga.
Tempat paling populer di Yunani untuk berpartisipasi dalam perayaan tahunan ini adalah Gereja Panagia Evangelistria di Pulau Tinos.
Peziarah berkumpul dari seluruh penjuru negeri untuk berdoa di depan ikon terkenal Perawan Maria, sebuah ikon yang paling dicintai dan paling penting di seluruh Yunani.
3. September - Chuseok (Festival Panen), Korea Selatan
Di Korea Selatan, Harvest Moon Festival, atau Chuseok, jatuh pada bulan purnama yang terjadi pada hari ke 15 dari bulan ke 8 berdasarkan penanggalan kalender lunar.
Orang Korea merayakan hari istimewa ini dengan membuat kue beras spesial (songpyeon) berwarna kuning, merah muda atau hijau, bermain game dan menari.
Festival ini sering dibandingkan dengan Thanksgiving Amerika, karena merupakan acara berkumpul bersama keluarga dan memberikan hadiah untuk menunjukkan penghargaan dan rasa terima kasih mereka satu sama lain.
4. Oktober - Diwali, India
Juga dikenal sebagai Festival Cahaya, Diwali adalah salah satu festival terbesar dalam agama Hindu dan menandakan kemenangan kebaikan (terang) atas kejahatan (gelap).
Selama festival, lampu minyak kecil diletakkan di depan kuil dan rumah-rumah.
Jika bepergian ke India selama Diwali, kamu bisa menikmati berbagai makanan dan manisan lokal, termasuk mithai (manisan India yang terbuat dari gula dan tepung buncis) dan samosa (kue kering yang diisi dengan sayuran, daging, atau lentil).
5. November - Hari Orang Mati, Republik Meksiko
Day of the Dead (atau Día de Muertos) adalah hari libur Meksiko di mana keluarga dan teman-teman merayakan orang-orang terkasih yang telah meninggal dunia.
Tradisi yang menggembirakan dan menyenangkan ini dirayakan pada 2 November dengan wajah-wajah yang digambar, tengkorak berhias, kupu-kupu, dan bunga-bunga cerah.
Hari istimewa ini menekankan pada kesinambungan kehidupan.
Sementara ibu kota Meksiko saat ini merayakan hari itu dengan parade penuh warna, banyak penduduk setempat berkunjung ke kuburan orang-orang tercinta untuk meninggalkan lilin, bunga, makanan dan minuman.
6. Desember - Festival Musim Dingin Rusia, Moskow
Berlangsung antara pertengahan Desember dan pertengahan Januari, Festival Musim Dingin Rusia dirayakan dengan penuh kegembiraan di berbagai kota di seluruh negeri.
Moskow menjadi tempat terbaik untuk menikmati keseluruhan festival.
Kegiatan dan rangkaian acara festival ini dapat dinikmati di seluruh kota, termasuk pertunjukan lagu dan tarian tradisional di Revolution Square, bermain seluncur es di Gorky Park dan patung-patung es di Red Square.
• Singapore Airlines Akan Bantu Promosikan Wisata Australia Barat
• Lion Air Berikan Diskon 50 Persen untuk Sejumlah Rute, Promo Berlaku Mulai 10 Juli
• 7 Minuman Khas Thailand yang Cocok Dinikmati Saat Siang Hari
• Lisensi Single Engine Kapten Vincent Raditya Akhirnya Dikembalikan
• Jangan Naik Pesawat Jika Punya Gigi Berlubang, Ini Penyebabnya
(TribunTravel.com/ Ratna Widyawati)