Panduan Makan Sushi yang Benar beserta Fakta Menarik Lainnya

Makan sushi bisa menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan yang tidak biasa memakan makanan mentah.

Panduan Makan Sushi yang Benar beserta Fakta Menarik Lainnya
Dok. Booking.com
Sushi. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Baik sekadar berlibur ke Jepang atau memang menetap di negara ini, sushi adalah salah satu hidangan khas Jepang yang selalu ingin dicoba semua orang yang datang ke Jepang.

Makan sushi bisa menjadi tantangan tersendiri bagi wisatawan yang tidak biasa memakan makanan mentah. 

Namun pelan-pelan, sushi sudah menjadi makanan favorit bagi masyarakat dunia.

Belakangan makan sushi sudah menjadi rutinitas banyak orang sampai-sampai terbentuk kebiasaan untuk pergi makan ke restoran sushi

TONTON JUGA

Di Jepang, sangat mudah menemukan jaringan restoran sushi modern dan mereka kerap mengembangkan menu yang ditawarkan.

Namun, restoran sushi lokal yang menyajikan sushi dengan cara tradisional masih eksis hingga sekarang. Menikmati sushi di restoran sushi lokal yang tradisional, patut dicoba sebagai sebuah pengalaman menyantap sushi yang sesungguhnya.

Dengan begitu banyaknya pilihan restoran sushi, kamu bisa-bisa bingung memilihnya. Jadi apa perbedaan di antara restoran-restoran sushi yang ada di Jepang?

Secara sederhana, restoran sushi yang menyajikan sushi di ban berputar (conveyor belt) disebut sebagai tempat makan kaitenzushi.

Ini biasanya jaringan restoran sushi dan menawarkan sushi dengan harga yang murah. 

Biasanya restoran kaitenzushi menyediakan sushi yang tidak tradisional, jadi biasanya menggabungkan bahan-bahan yang beragam seperti potongan bawang bombay, alpukat, keju, dan mayonaise.

Sementara itu, restoran sushi lokal (biasanya lebih berkelas) atau sushiya merupakan restoran sushi bergaya bar.

Di dalam restoran sushi jenis ini, koki sushi profesional bekerja di belakang meja bar saat menyiapkan sushi tradisional. 

Sushi tradisional berarti hanya menggunakan dua bahan utama yaitu shari atau nasi bercuka dan neta atau bahan yang digunakan di atas nasi (topping). 

Berbeda dengan harga di kaitenzushi, harga sushi di sushiya lebih mahal.

Harga mahal ini karena bahan yang digunakan merupakan bahan-bahan segar dan berkualitas tinggi.

Selain itu, ongkos lebih mahal karena dilayani langsung oleh koki sushi yang memiliki keahlian tingkat tinggi. 

Setelah kamu menentukan jenis restoran sushi yang ingin didatangi, berikut kami sarankan beberapa tips agar pengalaman kamu makan sushi di Jepang lebih berkesan. 

Pertama-tama, bersihkan tangan 

handuk kecil
handuk kecil

Semua restoran sushi menyediakan tisu basah atau handuk kecil untuk membersihkan tangan kamu. 

Sushi selain dimakan dengan sumpit, juga bisa dimakan dengan tangan. 

Wasabi: coba atau tidak?

wasabi
wasabi

Jika kamu tidak doyan wasabi, kamu bisa meminta koki untuk tidak menaruh wasabi pada shari dengan mengatakan “Wasabi-nuki de onegaishimasu”.

Biasanya, koki tetap menaruh sejumput kecil wasabi pada pinggir piring sushi atau toples berisi wasabi tersedia di dekat meja. 

Sebaiknya, larutkan wasabi di kecap asin khas Jepang untuk menambah sensasi pedas yang menghentak dan wasabi juga berfungsi sebagai anti-bakterial alami. 

Makan dengan sumpit

mencelup shari (nasi sushi) ke kecap asin
mencelup shari (nasi sushi) ke kecap asin
mencelup shari (nasi sushi) ke kecap asin
mencelup shari (nasi sushi) ke kecap asin

Sushi biasanya dimakan dengan sumpit agar tangan tidak menjadi lengket atau berminyak.

Biasanya orang akan langsung mencelup shari (nasi sushi) ke kecap asin dengan alasan cara ini lebih praktis.

Hanya saja, ini bisa membuat shari menjadi rusak saat tercelup di kecap. 

Sebaiknya, miringkan terlebih dahulu ke bagian sisinya dengan menggunakan sumpit.

Jadi kamu bisa mencelup bagian neta terlebih dahulu secara perlahan ke kecap, sedikit saja agar tidak merusak rasa dari neta.

Jangan merendam neta ke kecap karena hal ini hanya akan merusak bentuk dan rasa dari sushi

Sebagian besar restoran saat ini menyajikan potongan neta yang lebih besar daripada biasanya.

Jadi jangan paksa diri kamu untuk memakannya dalam sekali suap.

Kamu bisa memotongnya jadi dua dengan menggunakan sumpit.

Makan dengan tangan

makan sushi dengan tangan
makan sushi dengan tangan
makan sushi dengan tangan
makan sushi dengan tangan

Lebih mudah makan sushi dengan cara ini.

Cukup ambil sushi dengan jempol, jari telunjuk, dan jari tengah.

Lalu pegang dengan lembut sehingga tidak merusak bentuknya. Kemudian miringkan ke bagian sisinya dan celup neta ke kecap. 

Sushi sebaiknya dimakan secepatnya setelah disajikan untuk menjaga kesegaran dan rasa dari sushi

Bersihkan mulut dengan gari

Gari atau asinan jahe
Gari atau asinan jahe

Gari atau asinan jahe yang disajikan di restoran sushi, perlu kamu makan untuk membersihkan mulut.

Selain itu, gari memiliki fungsi antimicrobial yang penting saat mengonsumsi ikan mentah.

Kamu juga bisa menggunakan gari untuk mengoles kecap ke neta yang memiliki tambahan bahan di atasnya. 

Rekomendasi Lengkap 14 Destinasi Liburan di Bangkok, Thailand

Potret Liburan Tatjana Saphira ke Thailand, Keliling Kota Naik Tuktuk dan Bus

Jadwal Bus Damri Bandung - Bandara Kertajati Beserta Harga Tiketnya

Wanita Berpakaian Putri Duyung Bingungkan Penumpang Pesawat

Viral Video Pengendara Motor Merekam Detik-detik Ketika Hampir Diterkam Harimau

Artikel ini telah tayang di ohayojepang.kompas.com dengan judul Catat, Panduan Makan Sushi yang Benar dan Fakta Menarik Seputar Sushi

Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved