India Punya Tradisi Telan Ikan Hidup yang Dianggap Mampu Sembuhkan Penyakit

Biasanya orang menyembuhkan penyakit dengan cara berobat ke ahli medis atau mengonsumsi makanan tertentu.

India Punya Tradisi Telan Ikan Hidup yang Dianggap Mampu Sembuhkan Penyakit
caramemasaksederhana.blogspot.com
Ilustrasi Ikan 

TRIBUNTRAVEL.COM - Biasanya orang menyembuhkan penyakit dengan cara berobat ke ahli medis atau mengonsumsi makanan tertentu.

Di India, ada sebuah tradisi unik yang dilakukan di Kota Hyderabad untuk menyembuhkan penyakit, yakni dengan menelan ikan hidup.

Dilansir TribunTravel dari bathinifish.com, pengobatan dengan menggunakan ikan hidup ini sudah ada sejak 175 tahun dan diklaim sebagai pengobatan india kuno.

Seorang pasien tengah bersiap untuk menelan ikan bathini hidup-hidup.
Seorang pasien tengah bersiap untuk menelan ikan bathini hidup-hidup. (instagram/sapparotdotco)

Daftar Promo di Jakarta Fair Kemayoran 2019, Pakaian Dijual Mulai Rp 5 Ribu

9 Panduan Praktis ke Jakarta Fair Kemayoran 2019, Biar Jalan-jalan Makin Asyik

Info Tiket Masuk dan Jadwal Hiburan Jakarta Fair Kemayoran 2019

Tonton juga: 

Pada 1845, seorang pria yang bernama Veeranna Goud mengaku bertemu dengan seorang pria misterius dan memberi tahu teknik pengobatan unik ini.

Orang misterius tersebut kemudian mendoakan sebuah sumur yang berisi ikan bathini mrugrasira.

Dan mengatakan kepada Veeranna Goud untuk mendistribusikan ikan bathini sebagai pengobatan penyakit asma.

Sejak saat itulah, pengobatan ini terus dikenal luas dan diminati masyarakat India.

Setiap tahunnya, ribuan orang India mengantri dan berbaris untuk menelan ikan bathini.

Antrian pasien yang ingin mendapatkan pengobatan gratis dengan menelan ikan bathini hidup-hidup.
Antrian pasien yang ingin mendapatkan pengobatan gratis dengan menelan ikan bathini hidup-hidup. (instagram/sapparotdotco)

Menelan ikan bathini hidup pun menjadi tradisi di India untuk menyembuhkan penyakit terutama penyakit asma.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved