Penjelajah Laut Pecahkan Rekor Terjun ke Palung Mariana, Temukan Sampah Plastik

Ia memecahkan rekor dengan terjun ke Palung Mariana di Samudra Pasifik, yang merupakan bagian terdalam dari lautan yang dikenal umat manusia.

Penjelajah Laut Pecahkan Rekor Terjun ke Palung Mariana, Temukan Sampah Plastik
CNN.gr
Penyelaman terdalam di Palung Mariana, oleh Vescovo temukan plastik. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Tidak semua negara memiliki kesadaran yang sama pada pemanasan global maupun pada kerusakan planet.

Sementara beberapa masih baru mulai menyadari dampak buruk yang diakibatkan oleh plastik terhadap dunia dan kehidupan laut.

Warga sipil, aktivis, dan politisi semuanya kini telah mengambil langkah dan sadar untuk mengurangi jejak karbon mereka dengan mengurangi ketergantungan mereka pada plastik sekali pakai.

Penemuan ini jelas menunjukkan betapa bahayanya dan memiliki pengaruh bahaya sangat besar dalam penggunaan plastik yang berlebihan.

 

Penyelaman
Penyelaman terdalam di Palung Mariana, oleh Vescovo temukan plastik. (CNN.gr)

Mengutip dari BBC News dan AsiaOne seorang penjelajah laut dalam Amerika bernama Victor Vescovo baru-baru ini memecahkan rekor dunia untuk penyelaman kapal selam terdalam.

Ia memecahkan rekor dengan terjun ke Palung Mariana di Samudra Pasifik, yang merupakan bagian terdalam dari lautan yang dikenal umat manusia.

Pada 1 Mei, Vescovo terjun 11 kilometer ke laut dan menghabiskan total empat jam menjelajahi dasar laut.

Penjelajah laut dalam dan timnya ini juga percaya bahwa mereka menemukan spesies baru udang seperti udang serta formasi batuan berwarna cerah yang bisa dibentuk oleh makhluk mikroba.

Namun, selama perjalanan empat jamnya, Vescovo juga menemukan sebuah kantung tas plastik dan pembungkus permen di bagian paling bawah lautan yang ia selami tersebut.

Mengingat penemuan yang mengerikan ini, penjelajah dan timnya memutuskan untuk menguji beberapa makhluk yang ditemukan di daerah itu untuk melihat apakah mereka mengandung mikroplastik.

Mikroplastik adalah polutan yang baru ditemukan akhir-akhir ini.

Sampah
Sampah plastik yang ditemukan Vescovo (Courtesy Discovery/Five Deeps Expedition)

Mereka adalah partikel plastik mikroskopis yang ada di udara dan air, dan bahkan bisa cukup kecil untuk memasuki tubuh hewan, kehidupan laut, dan manusia, yang kemudian mempengaruhi kesehatan kita.

Negara-negara di seluruh dunia telah mengadvokasi menentang ketergantungan pada plastik sekali pakai untuk membantu mengekang masalah ini.

Hal yang sama dapat dikatakan untuk semua negara yang ada di dunia. 

Sementara penemuan ini memang merupakan masalah yang serius pada keadaan lingkungan alami kita, kita senang bahwa ada beberapa langkah yang diambil untuk mengurangi dampak kita terhadap lingkungan. 

Artikel ini telah tayang di tribunstyle.com dengan judul Rekor Dunia Penyelaman Laut Paling Dalam di Palung Mariana Temukan Sampah Plastik

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Style
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved