Setelah 2 Bulan Ditahan Militer Myanmar, 22 Nelayan Akhirnya Kembali ke Aceh

Kepulangan nelayan itu difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri RI dengan menempuh rute Yagoon-Bangkok-Jakarta-Banda Aceh.

Setelah 2 Bulan Ditahan Militer Myanmar, 22 Nelayan Akhirnya Kembali ke Aceh
Serambi Indonesia/Muhammad Nasir
Sebanyak 22 nelayan Aceh yang sempat ditahan di Myanmar beberapa bulan lalu akhirnya dipulangkan ke Aceh. Mereka tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda Blangbintang, Banda Aceh, Senin (15/4/2019) sekitar pukul 10.00 WIB. SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebanyak 22 nelayan Aceh yang sempat ditahan di Myanmar beberapa bulan lalu akhirnya dipulangkan ke Aceh.

Mereka tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda Blangbintang, Banda Aceh, Senin (15/4/2019) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Kedatangan nelayan yang sudah dua bulan ditahan di Myanmar itu disambut oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dan sejumlah pejabat Pemerintah Aceh.

Kepulangan nelayan itu difasilitasi oleh Kementerian Luar Negeri RI dengan menempuh rute Yagoon-Bangkok-Jakarta-Banda Aceh.

Kemudian dari Bandara SIM, mereka difasilitasi oleh Dinas Sosial Aceh langsung dipulangkan dengan bus ke kampung halamannya di Aceh Timur.

Nova Iriansyah mengatakan, para nelayan ini akan diantar langsung ke rumahnya, supaya dapat segera berkumpul dengan keluarga.

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Sempat Ditahan Militer Myanmar, 22 Nelayan Aceh Disambut Gubernur di Bandara SIM

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved