Selain Wakatobi, Sulawesi Tenggara Punya Pulau Labengki yang Terkenal Sebagai Raja Ampatnya Sulawesi

Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki keindahan alam yang bisa memukau mata pengunjungnya.

Selain Wakatobi, Sulawesi Tenggara Punya Pulau Labengki yang Terkenal Sebagai Raja Ampatnya Sulawesi
instagram/labengki_official
Pantai dengan pasir putih di Pulau Labengki 

TRIBUNTRAVEL.COM - Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki keindahan alam yang bisa memukau mata pengunjungnya.

Tidak hanya Wakatobi, ternyata di Provinsi ini kamu juga bisa menemukan beberapa wisata alam yang sangat indah.

Salah satunya adalah Pulau Labengki yang terkenal dengan sebutan Raja Ampatnya Sulawesi.

Banyak orang yang menyebut jika Pulau Labengki adalah Raja Ampatnya Sulawesi karena di Pulau ini kamu bisa menemukan suasana yang hampir sama dengan Raja Ampat yang terdiri dari karang-karang besar menjulang di atas samudera.

Waspada! 6 Gejala Ini Menunjukkan Tubuhmu Mengandung Banyak Racun

Fakta Kapal Pesiar - Benarkah Penumpang Dilarang Naik Kapal Pesiar Jika Tidak Bisa Berenang?

Tonton juga: 

Pilot Drone hingga Gamers Pro Resmi Diakui jadi Profesi Baru di Tiongkok, Berikut 13 Daftar Lainnya

Melihat Yozakura Jewellumination, Spot Terbaru Menikmati Bunga Sakura di Jepang pada Malam Hari

Gugusan pulau karang besar dan kecil ini menjadi Pulau Labengki Besar dan Pulau Labengki Kecil.

Meskipun Ukurannya Kecil, Kuaci Ternyata Punya 5 Manfaat Baik Ini Bagi Kesehatan

Cuma di Nara, Nikmati Suasana Pedesaan Jepang dengan Kereta Gantung Tradisional Yaen yang Unik

Tidak hanya menawarkan keindahan di atas air, Pulau Labengki juga menawarkan keindahan di bawah air.

Berbagai biota laut bisa kamu temukan di sini.

Di pulau ini juga terdapat beberapa titik spot penyelaman yang sangat berkelas dan di perairan ini menjadi habitat spesies Kima atau kerang raksasa yang bisa mencapai besar sekitar 50 sentimeter.

Bahkan Kima di pulau ini tercatat sebagai kima terbesar kedua di dunia.

Sehingga tidak mengherankan jika pulau ini juga menjadi tempat peneliti, konservasi dan penangkaran Kima.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Wahid Nurdin
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved