Ini yang Membuat Banyak Wisatawan Mengunjungi Pemandian Taman Sare di Keraton Sumenep

Liburan ke ujung timur Pulau Madura belum lengkap jika tak mampir obyek wisata Keraton Sumenep.

Ini yang Membuat Banyak Wisatawan Mengunjungi Pemandian Taman Sare di Keraton Sumenep
tribun jatim/ali syahbana
Pemandian Keraton Sumenep di Taman Sare yang masih terawat dan dikunjungi wisatawan, Senin (25/3/2019). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Liburan ke ujung timur Pulau Madura belum lengkap jika tak mampir obyek wisata Keraton Sumenep.

Peninggalan kerajaan masa lalu itu masih utuh dan dijaga dengan baik sampai saat ini.

Wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan barang-barang antik dan unik peninggalan Keraton Suemenp.

Tak hanya itu, ada pemandian Keraton Sumenep yang berlokasi di Taman Sare.

Pemandian yang masih terawat ini diyakini bisa membuat awet muda dan dimudahkan untuk mendapatkan jodoh.

"Taman Sare itu peninggalan dari Potre Koneng, atau permaisuri pada abad ke 18," kata Fery Wijayanto, pemandu wisata keraton Sumenep, Senin (25/3/2019) pukul 10.30 WIB.

Ada tiga pintu di Pemandian Taman Sare.

Dituturkan, Feru Wijayanto, di setiap pintu itu diyakini memiliki manfaat bagi orang yang turun ke kolam airnya.

Pintu pertama, diyakini bisa bikin awet muda, dipermudah mendapat jodoh dan keturunan.

Untuk pintu kedua, diyakini meningkatkan karir dan kepangkatan dan yang ketiga bisa meningkatkan iman dan ketakwaan.

"Makanya setiap pengunjung yang berwisata ke Keraton Sumenep, mampir ke Taman Sare dan mereka turun untuk melakukan cuci muka," katanya.

Wisatawan yang mengunjungi museum Keraton Sumenep, tidak hanya datang dari wilayah Madura.

Mereka datang dari berbagai daerah di Jawa Timur, baik dari luar Madura dan wisatawan mancanegara. (Ali Syahbana)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Pemandian Taman Sare di Keraton Sumenep, Banyak Dikunjungi Wisatawan Karena Hal Ini

Ikuti kami di
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved