Sistem Sonar Kapal Laut Membuat Paus Terdampar, Pernah Terjadi di Samudera Atlantik

Selain digunakan oleh paus, sistem sonar juga digunakan oleh kapal laut dengan menghasilkan suara berfrekuensi rendah.

Sistem Sonar Kapal Laut Membuat Paus Terdampar, Pernah Terjadi di Samudera Atlantik
Orientwind Travel and Tours
Wisata melihat hiu paus di Oslob, Cebu, Filipina 

TRIBUNTRAVEL.COM - Hewan laut seperti paus dan lumba-lumba memiliki sistem komunikasi yang unik.

Untuk berkomunikasi dengan dengan hewan lain yang ada di kawanannya, paus akan mengeluarkan suara yang sangat keras.

Sistem komunikasi dengan suara yang dibuat oleh paus dikenal sebagai sistem sonar yang berguna sebagai petunjuk arah saat mencari makan.

Selain digunakan saat mencari makan, suara yang dikeluarkan paus ini kadang terdengar seperti nyanyian dan menjadi salah satu suara terbesar yang dihasilkan oleh hewan.

Selain digunakan oleh paus, sistem sonar juga digunakan oleh kapal laut dengan menghasilkan suara berfrekuensi rendah.

Sayangnya, "nyanyian" yang dihasilkan oleh paus kadang harus terhenti saat ada kapal yang lewat di perairan tempat mereka tinggal.

Tidak hanya membuat "nyanyian" paus terhenti, sistem sonar pada kapal laut juga membuat banyak paus terdampar di tepi pantai.

Setelah melakukan penelitian sejak sekitar tahun 1980-an, peneliti akhirnya menemukan hubungan antara sistem sonar pada kapal dengan banyaknya paus yang terdampar di tepi pantai.

Ada Perubahan pada Teknik Menyelam Paus

Gelombang suara yang dihasilkan oleh kapal menyebabkan perubahan besar pada teknik menyelam paus yang sebelumnya sudah sempurna.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved