Breaking News:

4 Perbedaan Singkat antara Aurora Borealis dan Aurora Australis; Saudaraan tetapi Bukan Kembar

Aurora merupakan satu keajaiban alam yang tidak banyak orang yang cukup beruntung menyaksikannya.

dailymail.co.uk
Aurora di Alaska 

TRIBUNTRAVEL.COM - Aurora merupakan satu keajaiban alam yang tidak banyak orang yang cukup beruntung menyaksikannya.

Pancaran cahaya aurora yang cantik terdiri dari berbagai sapuan warna.

Seperti hjiau, ungu, pink, dan bisa saja kuning pudar.

Umumnya, cahaya aurora membentang sepanjang 80 kilometer dan berada di ketinggian 640 kilometer di atas permukaan Bumi.

Yang mengejutkan, fenomena aurora tidak hanya terjadi di Bumi.

Aurora bisa dilihat di semua planet yang memiliki kutub magnet, mengutip laman differencebetween.info.

Bahkan, mirip dengan Bumi, aurora di planet lain juga memiliki ragam warna yang berbeda.

Seperti merah, hijau, kuning, merah muda, ungu, biru, serta ultraviolet dan inframerah, yang tidak terlihat oleh mata telanjang.

Warna-warna aurora yang muncul tergantung pada atom yang melepaskan foton.

Yang paling umum adalah aurora berwarna hijau, yang disebabkan oleh partisipasi atom oksigen.

Ada dua jenis aurora yang terjadi di belahan Bumi utara dan selatan.

Aurora yang muncul di belahan Bumi bagian utara disebut Aurora Borealis.

Sementara, aurora yang berada di belahan Bumi bagian selatan bernama Aurora Australis.

Meski sama-sama aurora, ada perbedaan yang cukup signifikan di antara Aurora Australis dan Aurora Borealis.

Berikut perbedaan keduanya, sebagaimana dirangkum TribunTravel.com dari beberapa sumber.

1. Waktu terbaik

Mengutip laman laman tourradar.com, waktu terbaik untuk melihat Aurora Borealis adalah antara bulan Agustus hingga pertengahan Februari.

Sementara untuk Aurora Australis adalah antara Maret hingga September.

2. Tempat terbaik

Ada beberapa tempat terbaik untuk menyaksikan Aurora Borealis.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved