Batu Bedil, Situs Peninggalan Purbakala yang Bisa Kamu Kunjungi di Lampung

Situs Batu Bedil merupakan peninggalan purbakala di Dusun Batu Bedil, Desa Gunung Meraksa, Pulau Panggung, Tanggamus, Lampung.

Batu Bedil, Situs Peninggalan Purbakala yang Bisa Kamu Kunjungi di Lampung
kebudayaan.kemdikbud.go.id
Situs Batu Bedil, situs purbakala di Provinsi Lampung 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ketika liburan ke Lampung, ada satu situs purbakala yang bisa dikunjungi. Yakni, Situs Batu Bedil atau nama lengkapnya Situs Megalitikum Batu Bedil.

Traveler berencana liburan ke Lampung?

Ada satu situs purbakala yang bisa traveler coba kunjungi.

Yakni, Situs Batu Bedil

Mengenal Danau Ranau, Danau di Lampung yang Terbentuk Akibat Gempa dan Letusan Gunung Berapi

Mengutip laman TribunLampung.com, Situs Batu Bedil merupakan peninggalan purbakala di Dusun Batu Bedil, Desa Gunung Meraksa, Pulau Panggung, Tanggamus, Lampung.

Situs Batu Bedil memiliki nama lengkap Situs Megalitikum Batu Bedil.

Situs Batu Bedil merupakan satu di antara situs peninggalan masyarakat prasejarah di Bumi Ruwa Jurai.

Megalitikum berasal dari kata 'mega' yang berarti besar, dan 'lithos' yang berarti batu.

4 Pantai Tersembunyi di Lampung yang Wajib Masuk Bucket List Liburan

Megalitikum juga disebut dengan zaman batu besar.

Pada zaman itu, manusia sudah dapat membuat dan menciptakan kebudayaan yang terbuat dari batu-batu besar.

Bangunan-bangunan pada zaman tersebut selalu berdasarkan pada kepercayaan.

Serta berkaitan dengan hubungan antara yang hidup dan yang mati.

Terutama kepercayaan akan adanya pengaruh kuat dari yang telah mati terhadap kesejahteraan masyarakat dan kesuburan tanaman.

Awal Mula Penamaan Batu Bedil'>Situs Batu Bedil

Menurut sejarahnya, situs ini dinamai Batu Bedil karena warga setempat sering mendengar suara menyerupai senapan (bedil) dari satu menhir Batu Tegak tersebut.

Sehingga, warga menamakan batu tersebut dengan nama Batu Bedil.

Menhir Batu Bedil memiliki ukuran lebar kurang lebih 109 centimeter.

Sementara, tingginya mencapai sekitar 220 centimeter.

Situs Batu Bedil berdiri sekitar akhir abad 9 atau awal abad 10.

TransNusa Buka Rute Baru dari Bandara Kertajati ke Semarang dan Bandar Lampung

Namun, ada yang menyebut Desa Batu Bedil purba dulunya ditinggali oleh masyarakat sejak 2.500 SM.

Satu di antara tulisan yang masih bisa terbaca di situs tersebut pada baris awal adalah Nawo Bhagwate, dan di akhir kalimat terbaca Swaha.

Sementara, sisanya tak terbaca lagi karena aus.

Asal bahasanya dari bahasa Sanskerta dan diperkirakan merupakan mantra pemujaan agama Hindu Budha.

Kompleks Situs Batu Bedil

6 Wisata Air Unik di Lampung yang Harus Dikunjungi, dari Pantai Gigi Hiu hingga Laguna Dodo

Sebagai tempat wisata prasejarah, kompleks Batu Bedil'>Situs Batu Bedil tertata rapi dengan pagar yang mengelilinginya.

Keberadaannya persis berada di tepi jalan, di tengah perkampungan, serta perkebunan milik warga.

Kompleks situs tersebut terdiri dari tiga klaster.

Yakni, Batu Bedil pertama berupa sekumpulan menhir, batu datar, dan prasasti.

Sementara, Batu Bedil kedua terdiri dari menhir, dolmen, batu bergores, dan lumping batu.

Kedua klaster tersebut diperkirakan dulunya berada di satu kompleks.

Namun akhirnya, klaster tersebut terpisah akibat aktivitas masyarakat saat ini.

4 Kuliner Khas Lampung yang Wajib Traveler Coba, Mi Khodon Sudah Ada Sejak 1965

Sementara klaster Batu Bedil ketiga, yang terpisahkan dengan rumah penduduk, terdiri dari Batu Gajah, Batu Kerbau, dan beberapa menhir.

Tidak hanya itu, di luar kawasan Batu Bedil yang dibatasi dengan dua sungai ada Situs Gelombang.

Konon, situs itu diyakini sebagai benteng tanah dan parit dari pemukiman manusia pada masa kuno.

Bahkan berdasarkan penuturan warga setempat, ada berbagai keramik dari China, Thailand, hingga Vietnam yang ditemukan di sekitarnya.

Penelitian Batu Bedil'>Situs Batu Bedil

Situs Batu Bedil pertama kali diteliti oleh arkeolog pada 1954.

Namun, penelitian tersebut tak membuahkan sesuatu yang konkret.

Setelah itu, pada 1989 tim gabungan dari pemerintah daerah dan pusat dibentuk.

Kemudian baru pada 1992, Balai Pelestarian Purbakala Wilayah Provinsi Banten melakukan rehabilitasi terhadap situs tersebut.

Akses Menuju Situs Batu Bedil

(kebudayaan.kemdikbud.go.id)
(kebudayaan.kemdikbud.go.id)
(TribunLampung.com/Teguh Prasetyo)

Situs Batu Bedil mudah ditemui karena berada di pinggir jalan.

Apalagi, situs tersebut berada dalam rute menuju satu tempat wisata terkenal di Tanggamus.

Yaitu, Air Terjun Bakoman.

Pulau Balak, Pulau Kecil di Teluk Pidada Lampung yang Keindahannya Masih Alami

Akses jalan menuju tempat wisata prasejarah Batu Bedil'>Situs Batu Bedil relatif mudah.

Hal itu karena kondisi jalan sudah diaspal.

Bahkan, keberadaan situs yang persis di pinggir jalan, memudahkan wisatawan yang ingin mengunjungi situs tersebut.

Rute menuju Batu Bedil'>Situs Batu Bedil bisa dilalui dari Bandar Lampung.

Dari ibu kota Provinsi Lampung tersebut, kendaraan bisa diarahkan menuju Talang Padang.

Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menuju arah Bendungan Batu Tegi.

Jika telah sampai di Tekad, kendaraan bisa melaju lurus hingga berbelok kiri menuju arah Ulu Belu.

Tak jauh dari belokan tersebut, ada minimarket yang di seberangnya terdapat jalan aspal.

Untuk menemukan Batu Bedil'>Situs Batu Bedil, wisatawan cukup berjalan melalui jalan tersebut hingga tiba di lokasi.

Artikel ini telah tayang di tribunlampung.co.id dengan judul TRIBUNWIKI - Situs Batu Bedil, Tempat Wisata Prasejarah di Tanggamus

(TribunTravel.com/Rizki A. Tiara)

Ikuti kami di
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved