6 Ragam Cokelat di Jepang yang Bisa Kamu Bawa Pulang Sebagai Oleh-oleh

TribunTravel.com merangkum dari laman jpninfo.com, enam cokelat dari Jepang yang bisa kamu bawa pulang.

6 Ragam Cokelat di Jepang yang Bisa Kamu Bawa Pulang Sebagai Oleh-oleh
Instagram/japancandybox
Oleh-oleh cokelat dari Jepang 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ketika berlibur di Jepang, banyak ragam oleh-oleh yang bisa dibawa. Jika bingung memilih, kenapa nggak coba beli cokelat?

Siapa sih yang tak suka cokelat?

Cokelat kerap menjadi oleh-oleh saat liburan ke luar negeri, termasuk Jepang.

Ada banyak ragam pilihan cokelat di Jepang, mulai dari merek hingga varian rasa.

Kali ini, TribunTravel.com merangkum dari laman jpninfo.com, enam cokelat dari Jepang yang bisa kamu bawa pulang.

1, Choco Flake dari Morinaga

Ini adalah kepingan jagung yang dilapisi cokelat dengan citarasa manis dan ringan, serta sedikit gurih.

Tekstur Choco Flake dari Morinaga pun renyah.

Choco Flake dari Morinaga pertama kali dirilis pada 1976 di Jepang dan sejak saat itu jadi favorit.

Choco Flake dari Morinaga juga mudah dibeli di berbagai toko di Jepang.

2. Almond Chocolate dari Meiji

Cokelat memang paling enak dipadu dengan kacang almond.

Di Jepang, paduan kacang almond dan cokelat bisa kamu dapatkan dengan membeli produk Almond Chocolate dari Meiji.

Sebelum Almond Chocolate pertama kali dijual di pasaran Jepang pada 1955, orang Jepang memang tidak terbiasa dengan kacang almond.

Bahkan, zaman dulu sebagian besar orang Jepang belum pernah makan almond.

Penjualan Almond Chocolate oleh Meiji langsung melejit dan menjadi kudapan manis yang lezat serta banyak ditemukan di toko.

3. Apollo Chocolate dari Meiji

Apollo Chocolate adalah kreasi yang Jepang banget.

Komet-komet cokelat kecil ini sudah ada sejak tahun 1969, dan produk aslinya dibuat dengan cokelat dan stroberi yang kaya.

Hal unik tentang Apollo Chocolate adalah jika kamu pergi ke berbagai daerah di Jepang, kamu bisa menemukan berbagai varian rasa yang unik dan berbeda.

Di Kansai misalnya, kamu dapat mencoba Apollo Chocolate rasa teh hijau, dan di Hokkaido, ada rasa melon.

Sesuai namanya, Apollo Chocolate merupakan cokelat Jepang yang terinspirasi oleh pesawat ruang angkasa Apollo 11 yang sangat terkenal ketika cokelat ini dibuat pada 1969.

4. Crunky dari LOTTE

Cokelat Crunky dibuat oleh perusahaan besar Lotte dan rasanya terkenal enak.

Crunky pertama kali dijual di pasaran Jepang pada 1974 dan kini memiliki berbagai varian rasa dan bentuk.

Pada dasarnya, Crunky adlaah cokelat susu yang diisi dengan puff rice alias jipang.

5. Tirol Choco

Tirol Choco pertama kali diluncurkan di pasaran Jepang pada 1962.

Tujuan awal dibuatnya Tirol Choco adalah membuat anak-anak Jepang dapat menikmati cokelat yang harganya terjangkau.

Pada waktu itu, harga Tirol Choco hanyalah 10 yen.

Namun karena meningkatnya biaya produksi, nougat ditambahkan ke Tirol Choco untuk memangkas biaya produksi dan mempertahankan harga terjangkaunya.

Karena krisis minyak pada 1979, Tirol Choco terpaksa menaikkan harga cokelat produksinya menjadi 30 yen.
Oleh karenanya, penjualan Tirol Choco pun menurun.

Namun, karena batang cokelat Tirol Choco sangat besar, produsennya memutuskan untuk membaginya menjadi tiga keping.

Keping-keping ini pun dikemas dan dijual dengan harga awalnya, 10 yen.

Tirol Choco merupakan produk cokelat yang memiliki sejarah panjang yang unik.

6. Koeda dari Morinaga

Koeda merupakan cokelat yang tidak membuatmu merasa bersalah untuk memakannya karena ukurannya yang cukup kecil.

Koeda dijual sejak 1971 dan menjadi cokelat favorit di Jepang.

Berupa cokelat batang dilapisi jipang, Koeda memang terbilang simpel.

Beberapa varian Koeda juga memiliki rasa kacang almond.

(TribunTravel.com/Rizki A. Tiara)

Ikuti kami di
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved