Facebook Kembali Diretas, 81 Juta Akun Pengguna Dijual ke Hacker

Facebook kembali diguncang prahara baru, setelah sebelumnya mengalami masalah privasi serius untuk setidaknya 30 juta akunnya.

Facebook Kembali Diretas, 81 Juta Akun Pengguna Dijual ke Hacker
davidwolfe.com
Facebook 

TRIBUNTRAVEL.COM - Facebook kembali diguncang prahara baru, setelah sebelumnya mengalami masalah privasi serius untuk setidaknya 30 juta akunnya.

Kini masalah baru yang dihadapi raksasa media sosial tersebut adalah adanya hacker yang membeberkan isi pesan pribadi yang ditulis di Facebook ke internet.

Namun jangan panik dahulu dan menyalahkannya ke keamanan media sosial milyaran massa ini, karena kali ini penyebabnya berbeda.

Facebook
Facebook (realtor.com)

Facebook Kenalkan Fitur Terbaru yang Mampu Mencegah Pengguna Melakukan Bunuh Diri

Menurut laporan BBC Rusia, bocornya pesan pribadi tersebut muncul setelah hacker dengan nickname FBSaler menawarkan untuk menjual informasi pribadi pengguna Facebook di sebuah forum.

Untuk memperlihatkan keaslian klaimnya, pesan pribadi dari 81 ribu akun Facebook dibeberkan di sana, termasuk di dalamnya nomor telepon dan alamat email.

Facebook sendiri menampik kesalahan berasal dari lubang keamanan baru.

Mereka mengatakan pencurian tersebut akibat malware yang ada di dalam browser extension.

facebook
facebook (wittyfeed.com)

Status di Facebook Ternyata Dapat Menunjukkan Kondisi Kejiwaan Seseorang, Begini Penjelasannya

Browser extension adalah program kecil yang ditawarkan oleh penyedia browser, seperti Chrome, Fierfox, dan Safari untuk membantu penggunanya.

Contoh dari extension tersebut antara lain Download Manager, musik player, dan juga untuk hal yang remeh seperti menunjukkan waktu dan pesan email.

Hacker tersebut berhasil masuk ke dalam komputer korbannya dan mengambil data Facebook karena penggunanya menggunakan extension yang tidak aman, atau tidak resmi dari penyedia browser.

Namun Google sendiri yang memiliki pangsa pasar sekitar 60 persen dari total penggunaan browser dunia, mengatakan bahwa extension berbahaya di Chrome sudah menurun drastis, tetapi tidak seluruhnya bisa diberantas.

facebook
facebook (mobipicker.com)

Sebabkan Kerusuhan, Facebook Matikan Terjemahan Bahasa Asing ke Bahasa Myanmar

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved