Breaking News:

Kriteria Wanita Cantik Menurut 4 Suku di Dunia, di Mauritania Perempuan Gendut Dianggap Cantik

Wanita cantik disebut identik dengan kulit putih, tubuh langsing, mata besar, dan tinggi yang semampai.

Editor: Sinta Agustina
wittyfeed.com
Para perempuan suku Karen di Thailand diharuskan memakai cincin pada lehernya, karena mereka menganggap leher panjang sebagai simbol kecantikan. 

TRIBUNTRAVEL.COMWanita cantik disebut identik dengan kulit putih, tubuh langsing, mata besar, dan tinggi yang semampai.

Ternyata pada zaman dulu, wanita cantik sangat jauh dari kriteria tersebut.

Seperti halnya beberapa potret wanita cantik dari suku-suku di dunia yang unik.

Berikut ini empat suku yang memiliki kriteria wanita dengan cara unik.

1. Suku Dayak

Suku Dayak
Kompas

Seperti yang banyak diketahui, Suku Dayak berada di Kalimantan, Indonesia.

Pada masa lalu, wanita Suku Dayak dianggap cantik dengan tradisi memanjangkan telinga (pitarah).

Selain sebagai simbol kecantikan, tradisi memanjangkan telinga tersebut juga sebagai simbol strata sosial.

Akan tetapi, tradisi pitarah tersebut telah lama ditiinggalkan.

Namun, kamu masih bisa menemui para perempuan cantik berkuping panjang di desa adat Pampang, Samarinda, Kalimantan Timur.

2 dari 4 halaman

Jangan kamu bayangkan perempuan muda wanita yang akan kamu temui rata-rata berusia 60 hingga 100 tahun.

2. Suku Karen

Suku Karen
Kompas
Wanita cantik yang unik selanjutnya berasal dari Suku Karen, Thailand.

Di sini, kamu akan melihat wanita cantik yang identik dengan leher panjang.

Leher para wanita tersebut diberi kalung yang terbuat dari kawat kuningan.

Suku ini masih cukup mudah ditemukan terutama di pedalaman Thailand.

Namun, bagi para wisatawan yang ingin berswafoto dengan perempuan cantik Suku Karen bisa mengunjungi Desa Baan Tong Luang, di Chiang Mai.

3. Suku Himba

Suku Himba
Intisari

Suku Himba disebut juga dengan istilah "suku merah" yang berasal dari Namibia Utara.

Wanita di Suku Himba memiliki kriteria cantik yang unik.

Para wanita tidak memiliki rambut yang tergerai hitam dan berkilau layaknya kriteria cantik masa kini.

3 dari 4 halaman

Rambut para wanita cantik di Suku Himba biasa diikat serupa kepang dengan jumlah yang banyak.

Lingkungan tempat tinggal suku Himba yang ekstrim di bumi membuat mereka tidak pernah mandi.

Para wanita di Suku Himba hanya mengoleskan mentega dan oker merah (otjize) di sekujur tubuhnya.

Tidak hanya pada tubuh wanita suku Himba juga menggunakan otjize di bagian rambut.

Kepangan rambut wanita Suku Himba juga digunakan sebagai penanda status mereka.

Bagi wanita yang belum menikah, mereka akan membagi kepangan rambutnya menjadi dua.

Wanita yang ada di Suku Himba dianggap paling indah di seluruh Afrika.

4. Suku Mauritania

Suku Mauritania
Pinterest
Tumbuh langsing bukan menjadi kriteria wanita cantik di Suku Mauritania.

Mauritania merupakan wilayah yang ada di Afrika.

Semakin gemuk, wanita Mauritania semakin dianggap cantik.

4 dari 4 halaman

Di Mauritania, ukuran tubuh seorang wanita mengindikasikan tempatnya di hati sang suami.

Oleh karena itu, untuk memastikan tak ada ruang untuk perempuan lain di hati sang suami, si perempuan harus berukuran cukup besar.

Artikel ini telah dimuat di Grid.id dengan judul Kriteria Wanita Cantik Menurut 5 Suku di Dunia, Salah Satunya Tak Perlu Mandi.

Selanjutnya
Sumber: Grid.ID
Tags:
Kalimantan TimurThailand Milk Bun
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved