Supaya Uang Baru THR Lebaran Tetap Mulus dan Bersih, Ikuti 7 Tips Simpel Merawat Uang Kertas Ini

Tradisi uang THR saat Lebaran identik dengan uang kertas yang masih baru dan mulus. Sayang, masyarakat punya kebiasaan buruk saat memperlakukan uang.

Supaya Uang Baru THR Lebaran Tetap Mulus dan Bersih, Ikuti 7 Tips Simpel Merawat Uang Kertas Ini
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Tampilan uang NKRI baru di Gedung Bank Indonesia, Senin (19/12/2016). Bank Indonesia meluncurkan uang NKRI baru dengan menampilkan 12 pahlawan nasional, Adapun uang desain baru yang diluncurkan hari ini mencakup tujuh pecahan uang rupiah kertas dan empat pecahan uang rupiah logam. 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Rizki A Tiara

TRIBUNTRAVEL.COM - Lebaran memang telah berlalu, tapi euforia dan suasana hangatnya masih terasa.

Satu dari sederet hal yang membuat suasana Lebaran masih terasa adalah tradisi menerima THR alias uang fitrah dari sanak saudara.

Biasanya, hadiah amplop ini dibagikan oleh mereka yang sudah mendapatkan pekerjaan kepada anak-anak, keponakan, atau kerabat yang sudah tua dan membutuhkan.

Tentu bagi mereka yang menerima jatah THR ini merupakan kesempatan yang menyenangkan.

Tradisi uang THR saat Lebaran identik dengan uang kertas yang masih baru dan mulus.

Sayangnya, masyarakat Indonesia punya kebiasaan buruk mengenai perawatan uang kertas yang benar.

Sehingga, tak jarang uang kertas yang awalnya masih baru dan mulus dengan cepat berubah bulukan, lusuh, dan kotor.

Apalagi setelah berpindah-pindah tangan.

(uangindonesia.com)
(surabaya.tribunnews.com)

Bisa dibilang, fenomena lusuhnya uang kertas menunjukkan betapa masyarakat Indonesia kurang menyayangi Rupiah.

Sementara itu, uang rusak dan lusuh juga dapat merugikan masyarakat karena kondisi tersebut dapat membuat uang sulit dikenali ciri-ciri keasliannya.

Serta tak dipungkiri, siapa sih yang tak kesal kalau mendapatkan uang rusak dari toko atau orang lain sehingga uang itu tidak laku?

Kali ini, TribunTravel.com telah merangkum tujuh tips merawat uang kertas dari berbagai sumber.

1. Hindari melipat-lipat uang.

Usahakan tidak menyimpan uang dengan cara dilipat-lipat dalam saku celana atau baju.

Simpan uang dengan baik dan rapi sehingga fisik uang tidak terlipat.

2. Jangan mengikat tumpukan uang dengan karet.

3. Jangan pula menstaples fisik uang kertas, karena tak jarang staples membuat uang berlubang dan mudah rusak atau sobek.

4. Dilarang mencorat-coret uang kertas.

Sebenarnya, apa sih maksud uang kertas dicorat-coret, digambari, disertai nomor telepon, atau malah diwarnai spidol?

Bukannya itu malah merugikan dan membuat uang tidak laku?

5. Hindarkan uang dari barang-barang yang mudah terbakar.

Uang yang terbakar sebagian juga akan membuatnya rusak dan tidak layak digunakan sebagai alat pembayaran.

6. Ketika anak-anak menerima THR Lebaran, ajari anak tentang bagaimana merawat uang kertas dengan baik.

Ini adalah satu di antara beberapa cara menghargai uang kertas yang paling mumpuni.

Saat anak dibiasakan merawat uang kertas, ia akan mengingatnya dengan baik dan membawa kebiasaan ini hingga dewasa nantinya.

7. Jangan melaminating atau menyetrika uang kertas.

Suhu tinggi dapat merusak material uang kertas, oleh karenanya tindih uang dengan sesuatu yang berat saja jika ingin meluruskan uang dan mencegahnya tidak terlipat.

Ikuti kami di
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved