Breaking News:

Pohon Kematian, Baunya Manis tapi Sekali Tertenggak Tubuh Bisa Terasa Terbakar dan Susah Nafas

Strickland dan temannya menemukan beberapa pohon buah hijau dan berbau manis tersebar di antara pohon kelapa dan mangga di pantai.

Wikimedia Commons
Buah kematian 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ahli radiologi Nicola Strickland pergi berlibur ke Pulau Karibia Tobago pada 19 tahu yang lalu.

Ini adalah surga tropis lengkap dengan pantai yang indah nan sepi.

Pada pagi pertamanya, ia pergi mencari kerang dan karang di pasir putih.

Namun, liburan yang harusnya menyenangkan itu berubah menjadi petaka ketika ia menemukan sesuatu.

Strickland dan temannya menemukan beberapa pohon buah hijau dan berbau manis tersebar di antara pohon kelapa dan mangga di pantai.

Keduanya tanpa pikir panjang memutuskan untuk memakannya.

Namun, apa yang terjadi sungguh di luar dugaan.

Rasa manis pada gigitan pertama seketika berubah menjadi pedih, terbakar serta rasa sesak yang luar biasa di tenggorokan sampai-sampai mereka tidak bisa menelan.

Ternyata, kedua orang itu telah memakan buah dari pohon manchineel (Hippomane mancinella), pohon beracun yang juga disebut dengan apel pantai atau jambu beracun.

Bahkan pohon tersebut dalam bahasa Spanyol di sebut "Arbol de la muerte" atau yang secara harafiah berarti pohon kematian.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Tertia Lusiana Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved