Jejak Kaki Berwarna Putih di Jalur Pendakian Puncak Gunung Semeru Bukanlah Salju, Ternyata . . .

Para pendaki Gunung Semeru, Jawa Timur, pada Kamis (12/4/2018), melihat jejak kaki berwarna putih mirip salju di jalur pendakian puncak Mahameru.

Jejak Kaki Berwarna Putih di Jalur Pendakian Puncak Gunung Semeru Bukanlah Salju, Ternyata . . .
INSTAGRAM/saverindo
Munculnya es di jalur pendakian menuju puncak Gunung Semeru, Rabu (11/4/2018). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Para pendaki Gunung Semeru, Jawa Timur, pada hari Kamis (12/4/2018), melihat jejak kaki berwarna putih mirip salju di jalur pendakian menuju puncak Mahameru.

Saat itu para pendaki berada di ketinggian sekitar 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl), pada pukul 05.30 wib atau menjelang matahari terbit.

Menurut ahli geologi, Rovicky Dwi Putrohari, apa yang dilihat para pendaki Gunung Semeru itu adalah air embun yang membeku, bukan salju yang turun dari pembekuan uap air.

HEBOH! Muncul Es di Gunung Semeru, Bukti Ekstremnya Suhu di Puncak Tertinggi di Jawa?

"Salju itu merupakan air yang membeku karena adanya penurunan suhu yang cukup besar. Akan tetapi, air yang membeku di Semeru itu bukan salju yang sering terjadi di daerah dengan empat musim," kata Rovicky saat dihubungi Kompas.com, Jumat (13/4/2018).

Rovicky mengatakan, penurunan suhu ekstrem di puncak Mahameru memang bisa menyebabkan air embun membeku.

Suhu ekstrem tersebut biasanya terjadi menjelang terbit Matahari.

"Suhu yang sangat dingin di jam-jam tersebut akan mampu membuat air membeku, dan lebih tepatnya disebut embun yang membeku, bukan salju," katanya.

"Para wisawatan di Bromo pasti juga merasakan turunnya suhu saat menjelang matahari terbit. Namun, turunnya suhu ini tidak lebih rendah dari turunnya suhu di Mahameru, karena elevasi Mahameru lebih tinggi dari Bromo," katanya.

Dikutip dari Kompas.com, Kamis (12/4/2018), petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sebenarnya sudah melarang pendaki untuk ke Puncak Mahameru, karena suhu dingin yang ekstrim di puncak.

Para pendaki hanya dibatasi sampai di Pos Kalimati, pos terakhir sebelum menuju puncak.

"Imbauan seperti biasa, menjaga selalu kesehatan dan membawa perlengkapan sesuai standar pendakian, serta bila fisik atau kesehatan tidak memungkinkan tidak boleh dipaksakan melakukan pendakian," imbuhnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Semeru Tak Bersalju, Ahli Beri Penjelasan Kejadian yang Sebenarnya.

Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber:
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved