Beragam Replika Rumah Adat di Pantai Cemara Kembar, Lokasinya Sekitar 45 Km dari Kota Medan

Outbond, Flying Fox, dan replika rumah adat seperti rumah adat Melayu, Banjar, Padang, Batak dan lain sebagainya disediakan di Pantai Cemara Kembar.

Beragam Replika Rumah Adat di Pantai Cemara Kembar, Lokasinya Sekitar 45 Km dari Kota Medan
Tribun Medan/Sofyan Akbar
Suasana alam di Pantai Cemara Kembar, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, Minggu (11/3/2018). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Outbond, Flying Fox, dan replika rumah adat seperti rumah adat Melayu, Banjar, Padang, Batak dan lain sebagainya disediakan di Pantai Cemara Kembar.

Hal itu yang membuat Pantai Cemara Kembar diminati masyarakat berasal dari Sergai ataupun diluar Sergai seperti Kota Medan.

"Pantai ini sudah berusia 3 tahun sejak 17 Juli 2015 silam. Dan ini merupakan pantai termuda atau terbaru yang ada di Sergai," kata Owner Pantai Cemara Kembar Jalaluddin, Minggu (11/3/2018).

Ia mengatakan pihaknya membuat replika rumah adat karena di Sumut banyak terdapat berbagai suku.

"Jadi apabila mereka rindu kampung halaman, mereka bisa datang ke sini sambil menikmati nuansa pantai yang sejuk," ujarnya.

Apabila ingin menikmati nuansa alam di Pantai Cemara Kembar, warga ataupun masyarakat harus mengeluarkan kocek Rp 40 ribu per orang dan itu sudah termasuk snack dan softdrink.

"Harga tersebut juga sudah termasuk pondok, kamar mandi dan wahana permainan. Jadi setelah bayar Rp40 ribu semua yang ada di dalam sini gratis," katanya.

Dikatakannya, untuk hari libur biasanya ada sebanyak 300-500 orang yang berkunjung ke pantai Cemara Kembar, sedangkan hari biasa sebanyak 50 sampai 100 orang.

Berjarak 45 Kilometer dari Kota Medan

Bagi masyarakat Kota Medan yang ingin menikmati nuansa alam di Pantai Cemara Kembar hanya menempuh jarak 45 kilometer dari pusat Kota Medan.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved