Breaking News:

Tabrakan Diramalkan Terjadi di Tata Surya, Dua Bulan Diprediksi Akan Musnah

Sebuah tabrakan diramalkan akan terjadi. Bukan di jalan raya, melainkan di lintasan tata surya.

NASA
Sistem Uranus 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebuah tabrakan diramalkan akan terjadi.

Bukan di jalan raya, melainkan di lintasan orbit Uranus, planet es raksasa di tata surya.

Planet keempat terbesar di sistem keplanetan kita itu merupakan kawasan padat bulan.

Ada 27 bulan yang dibagi menjadi 13 bulan dalam, 5 bulan luar, dan 9 bulan tak beraturan.

Seperti Saturnus, Uranus juga memiliki cincin.

Namun yang aneh, bentuk cincin Uranus rupanya mirip segitiga, tidak lingkaran sempurna.

Peneliti dari Universitas Idaho dan Wesley College mengungkap, keanehan bentuk itu terjadi karena bulan mini Uranus bernama Cressida.

Partikel-partikel dalam cincin Uranus bergerak lebih cepat daripada Cressida.

Saat partikel mengelilingi Uranus 3 kali, Cressida baru 2 kali.

Perbedaan kecepatan itu memicu tarik-menarik antara Cressida dan cincin Uranus, mengakibatkan keanehan orbit.

Dari keanehan orbit tersebut, Robert Chancia dari University of Idaho dan rekannya berhasil meramalkan dua hal, massa dan nasib Cressida.

Diberitakan New Scientist, Senin (4/9/2017), Cressida punya massa 1/300.000 Bulan dan massa jenis sekitar 86 persen air.

Cressida tersusun atas es, berpori, mirip spons.

Sementara tentang nasib Cressida, ilmuwan mengungkap dalam satu juta tahun dari sekarang, Cressida akan menabrak bulan Uranus lain bernama Desdemona.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved